Saham

RISE Siapkan Proyek Baru Beroperasi 2026, Bidik Pertumbuhan Berkelanjutan

PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) menyiapkan sejumlah proyek baru yang dijadwalkan mulai beroperasi pada 2026 untuk memperkuat fundamental bisnis. Perseroan optimistis ekspansi ini dapat mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan meningkatkan kualitas pendapatan.

2 menit membaca
T
Oleh Tim Redaksi EmitenHub
Proyek properti RISE yang disiapkan beroperasi pada 2026

Proyek properti RISE yang disiapkan beroperasi pada 2026 ( Sumber:IDX)

Emitenhub - Emiten properti milik Hermanto Tanoko, PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) atau Tanrise Property, menyiapkan sejumlah proyek baru yang dijadwalkan mulai beroperasi pada 2026. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat fundamental bisnis serta mendorong pertumbuhan berkelanjutan di tengah dinamika industri properti.

Sejalan dengan strategi ekspansi tersebut, RISE tengah mempersiapkan pembukaan Solaris Villa Bali Bites di Bali serta Solaris Villa (Extension) di Malang pada kuartal I-2026. Proyek-proyek ini diharapkan dapat memperluas portofolio aset produktif perseroan sekaligus meningkatkan kontribusi pendapatan dari segmen hospitality dan lifestyle.

Direktur Utama RISE, Budi Agusti, menyampaikan bahwa tahun 2026 akan menjadi momentum penting bagi perseroan untuk kembali mencatatkan pertumbuhan yang lebih solid.

“Kami optimistis RISE mulai bangkit pada 2026. Proyek-proyek baru yang kami siapkan merupakan bagian dari upaya meningkatkan skala usaha serta memperkuat kualitas pendapatan secara bertahap,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (19/12/2025).

Ke depan, Budi menyampaikan bahwa RISE akan tetap berfokus pada optimalisasi aset, disiplin finansial, serta penguatan eksekusi proyek sebagai fondasi utama pertumbuhan. Perseroan menargetkan strategi ekspansi tersebut dapat memberikan kontribusi positif terhadap kinerja keuangan sekaligus memperkuat posisi RISE di mata investor dan pelaku pasar.

Ia menegaskan bahwa seluruh pengembangan proyek dilakukan secara terukur dan selektif dengan mempertimbangkan kondisi pasar serta potensi imbal hasil jangka panjang.

“Dengan rencana proyek yang jelas dan kinerja yang membaik, manajemen yakin RISE ada di jalur yang benar. Ini untuk menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham,” kata Budi.

Dari sisi kinerja keuangan, hingga kuartal III-2025 RISE membukukan pendapatan sebesar Rp 294 miliar atau tumbuh 31% secara tahunan (year on year/YoY). Pencapaian tersebut mencerminkan perbaikan kinerja operasional perseroan serta kontribusi yang semakin stabil dari portofolio aset yang telah beroperasi.

Budi menilai capaian kinerja hingga kuartal III-2025 menjadi fondasi awal bagi penguatan kinerja perseroan ke depan.

“Dengan basis pendapatan yang mulai menguat serta pipeline proyek baru yang telah disiapkan, RISE memandang 2026 sebagai fase awal pertumbuhan berikutnya. Kontribusi proyek-proyek baru diharapkan dapat memperluas skala usaha sekaligus meningkatkan kualitas pendapatan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Iklan