Saham

Laba PSAB Meledak 2.223%, Emiten Emas Ini Raup Rp4,3 Triliun dalam 3 Bulan

PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) mencatat lonjakan laba fantastis pada kuartal I 2026. Emiten tambang emas ini membukukan laba US$265,94 juta atau melonjak lebih dari 2.200%, didorong kenaikan laba operasional dan lonjakan pendapatan lain-lain.

2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
Kinerja keuangan PSAB melonjak tajam pada kuartal I 2026 didorong ledakan laba dan penguatan neraca

Kinerja keuangan PSAB melonjak tajam pada kuartal I 2026 didorong ledakan laba dan penguatan neraca (Foto:PSAB)

Emitenhub.com - PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) mencatat lonjakan laba spektakuler pada kuartal I 2026. Emiten tambang emas tersebut membukukan laba sebesar US$265,94 juta, melonjak 2.222,53% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar US$11,45 juta.

Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis Selasa (2/6/2026), kenaikan laba tidak hanya ditopang oleh pertumbuhan penjualan, tetapi juga berasal dari lonjakan pendapatan lain-lain yang signifikan.

Penjualan PSAB tercatat sebesar US$71,61 juta pada kuartal I 2026, meningkat 7,30% dibandingkan US$66,74 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Di sisi lain, Perseroan berhasil menekan beban pokok pendapatan secara signifikan sebesar 51,73% menjadi US$13,01 juta dari sebelumnya US$26,95 juta. Efisiensi tersebut mendorong laba kotor naik 47,28% menjadi US$58,59 juta dibandingkan US$39,78 juta pada kuartal I 2025.

Kontributor terbesar terhadap lonjakan laba berasal dari pos pendapatan lain-lain bersih yang meroket 7.130,51% menjadi US$298,62 juta, jauh di atas posisi tahun sebelumnya yang hanya sebesar US$4,13 juta.

Kondisi tersebut membuat laba sebelum pajak PSAB melesat 1.337,07% menjadi US$329,55 juta dibandingkan US$22,93 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Neraca keuangan PSAB juga menunjukkan perbaikan yang signifikan pada kuartal I 2026. Total aset Perseroan meningkat 19,76% menjadi US$983,90 juta per 31 Maret 2026, dibandingkan posisi akhir 2025 yang sebesar US$821,56 juta.

Pada saat yang sama, liabilitas berhasil ditekan 29,81% menjadi US$257,62 juta dari sebelumnya US$367,04 juta. Penurunan kewajiban tersebut turut memperkuat struktur keuangan Perseroan.

Sejalan dengan itu, ekuitas PSAB melonjak 59,79% menjadi US$726,27 juta dibandingkan US$454,52 juta pada akhir tahun lalu.

Kinerja keuangan yang impresif tersebut mendapat respons positif dari pelaku pasar. Pada perdagangan intraday Selasa (2/6/2026), saham PSAB menguat 6,09% ke level Rp505 per saham.

Iklan