Saham

Konsorsium ADHI–NRCA dan HK Garap Jalan Tol Akses Patimban, Proyek Mulai 2026

PT Jasamarga Akses Patimban menetapkan konsorsium ADHI–NRCA dan KSO PP–HK–WIKA–Marga Konstruksi Nusantara sebagai kontraktor Jalan Tol Akses Patimban. Proyek ini ditargetkan mulai dibangun pada kuartal I-2026 dan diharapkan meningkatkan efisiensi logistik menuju Pelabuhan Patimban.

2 menit membaca
T
Oleh Tim Redaksi EmitenHub
Proyek pembangunan Jalan Tol Akses Patimban oleh konsorsium ADHI NRCA dan HK

Proyek pembangunan Jalan Tol Akses Patimban oleh konsorsium ADHI NRCA dan HK (Foto: Dok. HK)

Emitenhub - PT Jasamarga Akses Patimban (JAP) resmi menetapkan kontraktor pelaksana pembangunan Jalan Tol Akses Patimban. Dalam proyek tersebut, ADHI-NRC KSO ditunjuk untuk mengerjakan Paket I (Sta. 0+000–700), sementara Paket II (Sta. 0+700–14+110) akan dikerjakan oleh KSO PP-HK-WIKA–Marga Konstruksi Nusantara.

Penandatanganan Surat Perjanjian untuk Pekerjaan Jasa Konstruksi Jalan Tol Akses Patimban dilakukan oleh PT JAP. Mereka bekerja sama dengan ADHI-NRC KSO dan KSO PP-HK-WIKA–Marga Konstruksi Nusantara. Acara ini berlangsung di Hotel Laska, Subang, Jawa Barat, pada hari Kamis, 18 Desember 2025. Acara tersebut dihadiri Direktur Utama PT JAP Victor Nazarenko, kuasa ADHI-NRC KSO Rony Kusumanegara, serta kuasa KSO PP-HK-WIKA–Marga Konstruksi Nusantara Yusdiantoro.

Sekretaris Perusahaan PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA), Setiadi Djajasaputra, mengatakan bahwa Jalan Tol Akses Patimban Paket I dikerjakan oleh konsorsium PT Adhi Karya dan NRCA. Jalan tol ini memiliki panjang 7,10 kilometer. Pembangunan proyek tersebut direncanakan dimulai pada kuartal I-2026 dengan estimasi durasi pengerjaan selama 16 bulan.

“Jalan tol Paket I ini akan dilengkapi Simpang Susun (Interchange) Cipeundeuy yang terhubung langsung dengan Kawasan Industri Subang Metropolitan,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Senin (22/12/2025).

Paket II memiliki panjang 7,01 kilometer. Paket ini mencakup pembangunan Simpang Susun Bungur dan Overpass Waladin. Selain itu, ada juga Underpass Sukamandi–Kalijati dan Overpass Babakan Laya. Paket ini juga mencakup jembatan perlintasan saluran irigasi Tarum Timur dan perlintasan jalur kereta api.

Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menyampaikan bahwa kehadiran Jalan Tol Akses Patimban diharapkan dapat memperkuat rantai logistik menuju Pelabuhan Patimban. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi perjalanan dari Tol Trans Jawa ke pelabuhan. Ini khususnya untuk angkutan barang. Proyek ini akan memangkas waktu tempuh dari Jalan Tol Cikampek KM 89+475 ke Pelabuhan Patimban. Waktu tempuh akan berkurang dari sekitar 1 jam 52 menit menjadi sekitar 40 menit.

“Pemangkasan waktu tempuh ini menjadi tanda manfaat yang bisa dirasakan. Jalur menuju Pelabuhan Patimban kini lebih singkat. Pergerakan logistik dari kawasan Subang juga semakin terukur,” ujarnya.

Iklan