INET Akuisisi 53,57% Saham PADA, Perkuat Layanan Digital dan Outsourcing
PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) menuntaskan akuisisi mayoritas saham PT Personel Alih Daya Tbk (PADA) melalui transaksi pasar negosiasi. Aksi korporasi ini diarahkan untuk memperluas jaringan operasional dan memperkuat layanan digital serta outsourcing terintegrasi.
INET akuisisi saham PADA melalui pasar negosiasi BEI (Foto:INET)
Emitenhub.com - PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) resmi mengambil alih kendali atas PT Personel Alih Daya Tbk (PADA) setelah merampungkan pembelian saham mayoritas dari Koperasi Pegawai PT Indosat Tbk (Kopindosat). Porsi saham yang diakuisisi mencapai 53,57% dari total saham beredar PADA.
Mengacu pada keterbukaan informasi yang disampaikan Selasa (3/2), emiten teknologi tersebut memborong sekitar 1,68 miliar saham PADA dengan harga pelaksanaan Rp63 per saham. Nilai transaksi akuisisi ini tercatat sebesar Rp106,39 miliar.
Pasca transaksi, Kopindosat masih tercatat sebagai pemegang 197,99 juta saham PADA atau setara 6,29%. Sementara itu, porsi kepemilikan Sigit Kuntjahjo tidak mengalami perubahan dan tetap berada di level 11,57%.
Sebelum penyelesaian transaksi, kedua pihak lebih dulu meneken perjanjian jual beli bersyarat atau conditional share purchase agreement (CSPA) pada 28 Januari 2026. Mekanisme akuisisi tersebut dijadwalkan berlangsung melalui pasar negosiasi di Bursa Efek Indonesia.
Direktur Utama Sinergi Inti Andalan Prima, Muhammad Arief, menyatakan langkah akuisisi ini diarahkan untuk memperkuat posisi INET sebagai penyedia solusi digital dan layanan operasional terintegrasi.
Langkah akuisisi ini diarahkan untuk memperluas jangkauan bisnis dan jaringan operasional INET secara nasional.
Melalui integrasi tersebut, INET menyiapkan pengembangan platform digital workforce management, penguatan layanan managed service dan outsourcing berbasis digital, serta peningkatan efisiensi operasional bagi klien korporasi.
“Integrasi ini merupakan langkah menuju terbentuknya ekosistem human tech nasional, di mana teknologi dan manusia menjadi satu kesatuan strategis,” ujar Direktur Utama Sinergi Inti Andalan Prima, Muhammad Arief, Selasa (3/2).
PADA dikenal sebagai penyedia layanan outsourcing dengan jaringan operasi di lebih dari 25 kota dan didukung lebih dari 36.000 tenaga kerja profesional.
Layanan PADA mencakup jasa teknikal dan pemeliharaan telekomunikasi, call center, layanan perkantoran, keamanan, manajemen sumber daya manusia, serta layanan distribusi dan logistik.
Manajemen INET menilai akuisisi ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat lini pendapatan, dengan sinergi antara solusi digital dan tenaga kerja manusia menjadi fokus utama dalam aksi korporasi tersebut.


