Saham

CUAN Siapkan Buy Back Saham Rp750 Miliar, Dana dari Kelebihan Kas

PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) menyiapkan dana Rp750 miliar untuk melaksanakan pembelian kembali saham selama tiga bulan. Buy back dilakukan dengan dana kelebihan kas dan tetap mematuhi ketentuan free float serta batas maksimum sesuai regulasi OJK.

2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
CUAN menyiapkan buy back saham Rp750 miliar

Agenda RUPS CUAN 2026 yang membahas penggunaan laba bersih dan kinerja keuangan Perseroan (Foto:CUAN)

Emitenhub.com - PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) menyiapkan anggaran Rp750 miliar untuk melaksanakan pembelian kembali saham. Dana buy back tersebut bersumber dari kelebihan kas perseroan dan dinyatakan tidak akan mengganggu kegiatan operasional perusahaan.

Program buy back saham CUAN direncanakan berlangsung selama tiga bulan, dengan periode pelaksanaan mulai 4 Februari 2026 hingga 3 Mei 2026.

Dalam pelaksanaannya, perseroan menegaskan akan tetap mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku, termasuk batas maksimum pembelian kembali saham sebagaimana diatur dalam Pasal 8 POJK 13/2023 serta kewajiban pemenuhan porsi saham free float sesuai peraturan perundang-undangan.

“Perseroan telah menunjuk BNI Sekuritas untuk melaksanakan pembelian kembali saham melalui perdagangan di Bursa Efek Indonesia selama periode buyback. Volume pembelian yang dapat dilakukan dalam satu hari bursa tidak dibatasi,” ujar manajemen.

Manajemen CUAN menyampaikan bahwa aksi buyback tidak diperkirakan menekan kinerja keuangan perseroan. Kebijakan ini diposisikan untuk memberi fleksibilitas dalam pengelolaan struktur permodalan yang lebih efisien serta mencerminkan kinerja perseroan melalui pergerakan harga saham.

“Berdasarkan analisis laporan perseroan, pelaksanaan buyback tidak memberikan dampak negatif yang signifikan terhadap kinerja dan pendapatan karena saldo laba serta arus kas yang tersedia saat ini mencukupi kebutuhan dana,” jelas manajemen.

Sesuai ketentuan Pasal 16 POJK 29/2023, saham hasil pembelian kembali akan dialihkan kembali paling lambat tiga tahun setelah periode buyback berakhir atau dalam jangka waktu lain yang diperkenankan. Selama belum dialihkan, saham tersebut dicatat dan disimpan sebagai saham tresuri.

Iklan