TPIA Tawarkan Obligasi Berkelanjutan V Tahap II Rp2,25 Triliun, Ini Rinciannya
PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menawarkan Obligasi Berkelanjutan V Tahap II Tahun 2026 senilai Rp2,25 triliun. Obligasi terbagi dalam tiga seri dengan tenor hingga tujuh tahun dan bunga tetap hingga 7,50% per tahun.
TPIA EBITDA rekor USD421 juta Q1 2026 laba bersih USD205 juta Chandra Asri Pacific (Foto:TPIA)
Emitenhub.com - Manajemen PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menyiapkan penawaran Obligasi Berkelanjutan V Tahap II Tahun 2026 dengan nilai Rp2,250 triliun yang akan ditawarkan kepada investor pada 18–20 Februari 2026. Aksi pendanaan ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan V TPIA dengan target total penghimpunan dana sebesar Rp6 triliun.
Berdasarkan prospektus tambahan yang diumumkan Kamis (5/2/2026), obligasi tersebut terbagi dalam tiga seri. Seri A ditetapkan senilai Rp635,390 miliar dengan bunga 6,50% per tahun dan tenor tiga tahun, seri B sebesar Rp885,385 miliar berjangka waktu lima tahun dengan bunga 7% per tahun, serta seri C senilai Rp729,225 miliar dengan tenor tujuh tahun dan bunga 7,50% per tahun.
Pembayaran bunga obligasi dijadwalkan dilakukan setiap tiga bulan, dengan pembayaran pertama pada 25 Mei 2026. Adapun pelunasan bunga terakhir sekaligus jatuh tempo masing-masing seri ditetapkan pada 25 Februari 2029 untuk Seri A, 25 Februari 2031 untuk Seri B, serta 25 Februari 2033 untuk Seri C.
Manajemen Chandra Asri Pacific menyampaikan dana bersih hasil penerbitan obligasi, setelah dikurangi biaya emisi, akan dialokasikan sepenuhnya untuk kebutuhan modal kerja. Penggunaan dana tersebut mencakup pembelian bahan baku produksi guna menunjang kegiatan usaha perseroan.
Dalam penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Tahap II Tahun 2026 ini, perseroan menunjuk sejumlah penjamin pelaksana, yakni BRI Danareksa Sekuritas, Mandiri Sekuritas, Trimegah Sekuritas Indonesia, BNI Sekuritas, BCA Sekuritas, Henan Putihrai Sekuritas, dan DBS Vickers Sekuritas Indonesia. Sementara itu, Bank Tabungan Negara ditunjuk sebagai wali amanat.


