Saham

Target MYOH Naik di 2026, Overburden 34,5 Juta BCM Meski RKAB Dipangkas

PT Samindo Resources Tbk (MYOH) menargetkan volume overburden removal 34,5 juta BCM pada 2026, lebih tinggi dari realisasi tahun sebelumnya. Target tersebut dipasang di tengah pemangkasan RKAB batu bara, dengan kinerja awal tahun yang melampaui proyeksi.

2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
Target overburden removal dan coal getting MYOH tahun 2026

Target overburden removal dan coal getting MYOH tahun 2026 (Foto:MYOH)

Emitenhub - PT Samindo Resources Tbk (MYOH) menetapkan target pemindahan batuan penutup (overburden removal) sebesar 34,5 juta bank cubic meter (BCM) sepanjang 2026. Target tersebut lebih tinggi dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang berada di kisaran 32 juta BCM.

Corporate Secretary Samindo Resources Ahmad Zaki Natsir menyampaikan, perseroan akan mengarahkan upaya operasional pada optimalisasi produktivitas dan peningkatan efisiensi di seluruh lini bisnis jasa pertambangan terintegrasi guna menjaga kinerja yang solid.

Zaki menyatakan keyakinannya bahwa target tersebut tetap dapat dicapai, meskipun terdapat pemangkasan produksi dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) batu bara yang ditetapkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Zaki menuturkan, perseroan mengedepankan strategi work engagement organization yang berorientasi pada kinerja untuk memastikan setiap entitas anak beroperasi secara andal di tengah dinamika industri pertambangan. Selain mengejar peningkatan volume overburden removal, MYOH juga menargetkan produksi batu bara (coal getting) sebesar 4,5 juta ton, dengan penekanan pada efisiensi biaya dan penerapan standar keselamatan ketat atas armada alat berat yang digunakan.

Menurut Zaki, efektivitas langkah optimalisasi tersebut tercermin pada capaian kinerja Januari 2026 yang bergerak positif dan melampaui proyeksi awal. Pada periode tersebut, volume overburden removal mencapai 3,1 juta BCM, lebih tinggi dibandingkan target yang ditetapkan sebesar 2,8 juta BCM.

Kinerja solid juga tercatat pada segmen coal getting dengan realisasi produksi sebesar 519 ribu ton, melampaui target awal 490 ribu ton. Secara agregat, capaian operasional pada bulan pertama tersebut merepresentasikan sekitar 9–12 persen dari target setahun penuh untuk segmen utama produksi.

Zaki menyampaikan, lintasan kinerja perseroan sepanjang tahun berjalan berada dalam jalur yang terjaga. Realisasi operasional Januari yang konsisten melampaui ekspektasi disebut menjadi indikator efektivitas penerapan sistem kerja berbasis kinerja di lapangan.

Samindo Resources mengelola sejumlah entitas anak yang bergerak di jasa pertambangan batu bara, antara lain PT SIMS Jaya Kaltim, PT Trasindo Murni Perkasa, PT Samindo Utama Kaltim, PT Mintec Abadi, dan PT Transkon Jaya Tbk. Melalui entitas tersebut, perseroan menyediakan layanan pemindahan batuan penutup (overburden removal), produksi batu bara (coal getting), pengangkutan batu bara (coal hauling), pemetaan geologi dan pengeboran (geological mapping and drilling), serta jasa sewa kendaraan (light vehicle rent services).

Iklan