Saham

INET Gas Akuisisi Fiber Optik, Ambil 60% THC Senilai Rp160 Miliar

PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) mengakuisisi 60 persen saham PT Trans Hybrid Communication (THC) senilai Rp160 miliar. Aksi ini memperkuat ekspansi infrastruktur fiber optik dan mempercepat pengembangan layanan FTTH serta korporasi.

2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
INET akuisisi THC untuk ekspansi fiber optik

Transaksi pembelian saham INET oleh pemegang saham pengendali di Bursa Efek Indonesia (Foto:INET)

Emitenhub.com - PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) merealisasikan akuisisi sebesar 60 persen saham PT Trans Hybrid Communication dari pihak non-afiliasi. Nilai transaksi pengambilalihan saham tersebut tercatat sebesar Rp160 miliar.

THC bergerak di bidang infrastruktur serat optik dengan kepemilikan jaringan backbone, layanan fiber-to-the-home (FTTH), serta jaringan network access provider (NAP) yang memiliki konektivitas ke luar negeri.

Dalam struktur usahanya, PT Trans Hybrid Communication memiliki dua entitas anak yang bergerak di sektor telekomunikasi, yakni PT Dukodu Digital Solution (DDS) dan PT THC Digital Solution (TDS). Kedua entitas tersebut masing-masing mulai beroperasi pada 2024 dan 2025.

Manajemen PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk menyampaikan bahwa aksi korporasi ini ditujukan

untuk mempercepat pembangunan aset FTTH guna melayani pelanggan ritel, sekaligus memperluas portofolio infrastruktur perseroan dalam memperkuat layanan bagi pelanggan korporasi.

Manajemen PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk menyampaikan bahwa pengambilalihan saham THC diharapkan menopang pengembangan bisnis perseroan. Kompetensi THC dalam penyediaan layanan telekomunikasi dan internet dinilai dapat meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat kapabilitas operasional perseroan, sebagaimana disampaikan dalam keterbukaan informasi pada Rabu (25/2/2026).

Sebelumnya, PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk resmi menjadi pengendali PT Personel Alih Daya Tbk setelah menuntaskan proses akuisisi pada 2 Februari 2026.

Dalam transaksi tersebut, INET mengambil alih sebanyak 1.687.455.000 saham PADA yang sebelumnya dimiliki oleh Koperasi Pegawai PT Indosat Tbk.

Jumlah saham yang diakuisisi tersebut merepresentasikan 53,57 persen dari modal ditempatkan dan disetor emiten penyedia jasa alih daya tersebut.

Iklan