Saham

Saham CDIA Masih Bullish, Target Harga Melonjak hingga Rp2.430

Saham CDIA menguat setelah dua hari tertekan, dan analis melihat tren bullish masih berlanjut. CDIA tengah menguji area support 1.910–1.990, dengan potensi penguatan menuju 2.100–2.185. Sentimen positif juga datang dari ekspansi agresif CDI Group, termasuk pembangunan tangki bitumen 12.000 m³. Analis menetapkan target harga tinggi di Rp2.430.

2 menit membaca
T
Oleh Tim Redaksi EmitenHub
Grafik penguatan saham CDIA dan sentimen positif dari ekspansi infrastruktur CDI Group

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan melemah di tengah volatilitas pasar

Emitenhub - Saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) ditutup menguat 0,51% ke level Rp1.965 pada akhir sesi I perdagangan Jumat (5/12/2025).

Tercatat 76,43 juta saham emiten milik Prajogo Pangestu tersebut diperdagangkan dengan 14.472 transaksi dan nilai transaksi mencapai Rp151,33 miliar.

Saham Chandra Daya Investasi berbalik arah setelah dua hari berturut-turut ditutup melemah, masing-masing turun 2,93% dan 1,76% pada perdagangan 3 dan 4 Desember.

BRI Danareksa Sekuritas menilai pergerakan saham CDIA masih berada dalam tren bullish. Saat ini, harga saham tercatat kembali menguji area resistance becomes support di kisaran 1.910–1.990.

“Jika mampu bertahan di atas level tersebut, CDIA berpotensi melanjutkan penguatan menuju resistance berikutnya di 2.100–2.185,” ujar BRI Danareksa Sekuritas dalam analisis teknikalnya, Jumat (5/12/2025).

PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) atau CDI Group tengah agresif melakukan ekspansi sebagai enabler infrastruktur utama, didukung pertumbuhan pesat segmen logistik yang memiliki margin tinggi. Target harga saham CDIA dinilai berada di level yang cukup tinggi.

Terbaru, melalui anak usaha di pilar kepelabuhanan dan penyimpanan, PT Redeco Petrolin Utama (RPU), CDIA resmi memulai pembangunan (groundbreaking) fasilitas tangki bitumen berkapasitas total 12.000 m³.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi CDI Group (CDIA) untuk memperkuat penyediaan infrastruktur industri terintegrasi serta mendukung kebutuhan nasional dalam penanganan dan pasokan bitumen.

Fasilitas penyimpanan bitumen tersebut diperkirakan mulai beroperasi pada kuartal III 2026, terdiri dari tiga tangki berkapasitas 3.000 m³, 4.000 m³, dan 5.000 m³.

Henan Putihrai Sekuritas kembali merekomendasikan buy untuk saham CDIA, dengan target harga yang dipatok tinggi di level Rp2.430.

Target harga tersebut didukung oleh ekspansi berkelanjutan CDIA sebagai enabler infrastruktur utama, yang kini ditopang pertumbuhan agresif di segmen logistik bermargin tinggi.

Valuasi saham CDIA mencerminkan alpha sebesar 23,55% dibandingkan benchmark, berdasarkan HPS Market Update kuartal III-2025.

Iklan