Direktur ASII Borong 1,6 Juta Saham Rp10,5 Miliar, Harga Naik Tipis
Direktur ASII FXL Kesuma membeli 1,6 juta saham senilai Rp10,5 miliar. Kepemilikan naik menjadi 0,0094% di tengah laba 2025 yang turun 3,34% dan tekanan harga saham.
Logo PT Astra International Tbk (ASII) terkait pembagian dividen final tunai Rp11,70 triliun untuk tahun buku 2025 (Foto ASII)
Emitenhub.com - Aksi akumulasi dilakukan Direktur PT Astra International Tbk (ASII
), FXL Kesuma, dengan memborong 1.600.000 saham melalui perdagangan di Bursa Efek Indonesia. Pembelian ini menambah porsi kepemilikan langsung di emiten otomotif tersebut.
Dalam laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan 3 Maret 2026, disebutkan transaksi bertujuan untuk investasi dengan status kepemilikan langsung. Langkah ini mempertegas posisi manajemen sebagai pemegang saham.
Transaksi dilakukan dalam dua hari perdagangan. Pada 27 Februari 2026 dibeli 400.000 saham di harga Rp6.600, lalu pada 2 Maret 2026 sebanyak 1.200.000 saham di harga Rp6.550. Total dana yang dikeluarkan mencapai Rp10,5 miliar.
Setelah transaksi tersebut, kepemilikan FXL Kesuma atas saham PT Astra International Tbk (ASII) meningkat menjadi 3.800.000 lembar atau setara 0,0094 persen. Sebelumnya, ia menggenggam 2.200.000 saham atau 0,0054 persen.
ASII membukukan laba Rp32,76 triliun pada 2025, turun 3,34 persen dari Rp33,9 triliun pada 2024. Pendapatan bersih juga terkoreksi 1,54 persen menjadi Rp323,39 triliun dari Rp328,48 triliun.
Saham ASII diperdagangkan di Rp6.325 per unit pada pukul 14.42 WIB sesi kedua 3 Maret 2026, naik 0,40 persen dari sehari sebelumnya. Dalam sepekan harga melemah 3,81 persen, sementara dalam periode 3 Februari hingga 2 Maret 2026 turun 7,35 persen dari Rp6.800 menjadi Rp6.300 per saham.


