Saham

Kopkar Widodo Makmur Jual 368,5 Juta Saham WMPP Saat Suspensi Dicabut BEI

Koperasi Konsumen Karyawan Mandiri Widodo Makmur melepas 368,5 juta saham Widodo Perkasa (WMPP) pada 4 Maret 2026. Transaksi tersebut terjadi bertepatan dengan keputusan Bursa Efek Indonesia mencabut suspensi perdagangan saham perseroan.

2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
Transaksi penjualan saham WMPP oleh Kopkar Widodo Makmur setelah BEI mencabut suspensi perdagangan

Transaksi penjualan saham WMPP oleh Kopkar Widodo Makmur setelah BEI mencabut suspensi perdagangan (Foto:WMPP)

Emitenhub.com - Langkah pengurangan kepemilikan saham terjadi di tubuh Widodo Perkasa (WMPP) setelah Koperasi Konsumen Karyawan Mandiri Widodo Makmur melepas sebagian portofolionya. Sebanyak 368.500.000 saham atau setara 368,5 juta lembar dilepas dalam transaksi yang tercatat pada 4 Maret 2026.

Pelaksanaan transaksi divestasi tersebut melibatkan dua perusahaan sekuritas sebagai perantara. Samuel Sekuritas Indonesia dan KB Valbury Sekuritas tercatat membantu proses penjualan saham tersebut.

Setelah transaksi berlangsung, kepemilikan saham Kopkar Mandiri Widodo Makmur di WMPP tersisa 1,81 miliar lembar. Porsi tersebut setara dengan 6,16 persen dari total saham beredar, turun dari posisi sebelumnya 2,18 miliar lembar atau sekitar 7,41 persen.

Transaksi penjualan saham tersebut berlangsung tanpa publikasi luas di pasar. Aksi divestasi itu terjadi beriringan dengan keputusan Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut suspensi perdagangan saham Widodo Perkasa (WMPP). Pencabutan suspensi berlaku mulai sesi 4 pada mekanisme Periodic Call Auction, Rabu, 4 Maret 2026, sebagaimana tercantum dalam pengumuman BEI nomor Peng-UPT-00001/BEI.PP1/03-2026.

BEI menyampaikan keputusan tersebut diambil setelah Widodo Perkasa memenuhi kewajiban yang sebelumnya menjadi dasar penghentian sementara perdagangan saham perseroan di Papan Pemantauan Khusus.

Saham Widodo Perkasa sebelumnya disuspensi sejak Mei 2024. Penghentian perdagangan itu berkaitan dengan sejumlah pelanggaran, termasuk tunggakan pembayaran Annual Listing Fee (ALF) tahun 2025 serta keterlambatan penyampaian laporan keuangan tahunan per 31 Desember 2024 dan laporan keuangan interim per 31 Maret 2025.

Iklan