Saham

Laba HMSP Turun Tipis ke Rp6,6 Triliun pada 2025, Penjualan Ikut Terkoreksi

PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) membukukan laba bersih Rp6,6 triliun pada 2025, turun tipis dibandingkan tahun sebelumnya. Penjualan bersih tercatat Rp112,17 triliun, sementara laba kotor justru meningkat setelah beban pokok penjualan menurun.

1 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
Kinerja keuangan HM Sampoerna 2025 dengan laba bersih Rp6,6 triliun

Kinerja keuangan HM Sampoerna 2025 dengan laba bersih Rp6,6 triliun (Foto:HMSP)

Emitenhub.com - HM Sampoerna Tbk. (HMSP) menutup 2025 dengan laba bersih Rp6,6 triliun, turun tipis 0,60 persen dibandingkan Rp6,64 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Laba per saham dasar produsen rokok Dji Sam Soe tersebut tercatat tetap di level Rp57 per saham.

Penjualan bersih perseroan mencapai Rp112,17 triliun sepanjang 2025, turun 4,84 persen dari Rp117,88 triliun pada tahun sebelumnya. Di sisi lain, beban pokok penjualan tercatat Rp91,55 triliun, lebih rendah dibandingkan Rp99,34 triliun pada periode sebelumnya. Penurunan beban tersebut mendorong laba kotor meningkat menjadi Rp20,61 triliun dari Rp18,53 triliun.

Beban penjualan HMSP tercatat Rp7,96 triliun, meningkat dibandingkan Rp7,89 triliun pada periode sebelumnya. Beban umum dan administrasi juga naik menjadi Rp3,36 triliun dari Rp2,94 triliun. Sementara itu, penghasilan keuangan tercatat Rp346,71 miliar, turun dari Rp720,73 miliar. Biaya keuangan tercatat Rp38,65 miliar, sedikit lebih rendah dibandingkan Rp39,56 miliar. Di sisi lain, bagian laba bersih dari entitas asosiasi meningkat menjadi Rp9,67 miliar dari Rp4,98 miliar.

Total ekuitas perseroan tercatat Rp28,35 triliun pada akhir 2025, relatif tidak berubah dibandingkan posisi akhir 2024. Total liabilitas tercatat Rp23,21 triliun, turun dari Rp25,93 triliun pada periode sebelumnya. Sementara itu, total aset perseroan berada di level Rp51,56 triliun, lebih rendah dibandingkan Rp54,29 triliun pada akhir tahun sebelumnya.

Iklan