Laba ARCI Melonjak 874% Jadi US$101,82 Juta, Pendapatan Tembus US$496 Juta
PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$101,82 juta pada 2025, melonjak 874 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pendapatan bersih perseroan naik 72,53 persen menjadi US$496,22 juta, ditopang dominasi pasar domestik. Dari sisi keuangan, total aset ARCI juga meningkat menjadi US$1,02 miliar per Desember 2025.
ARCI membagikan dividen Rp1,02 triliun setelah laba bersih melonjak 884 persen (Foto:ARCI)
Emitenhub.com - Kinerja PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) sepanjang 2025 menunjukkan lonjakan tajam pada laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk, yang mencapai US$101,82 juta atau US$0,0041 per saham. Nilai itu melesat 874 persen dibandingkan capaian 2024 sebesar US$10,45 juta atau US$0,0004 per saham.
Pendapatan bersih ARCI juga tumbuh kuat pada 2025 hingga mencapai US$496,22 juta. Berdasarkan laporan keuangan Desember 2025 yang dipublikasikan pada Minggu, 29 Maret 2026, angka tersebut naik 72,53 persen dari US$287,62 juta pada periode yang sama tahun 2024.
Pasar domestik menjadi penopang utama pendapatan ARCI sepanjang 2025 dengan kontribusi US$399,85 juta atau sekitar 80,57 persen dari total pendapatan perseroan. Sementara itu, pasar luar negeri menyumbang pendapatan sebesar US$96,37 juta.
Pendapatan ARCI yang meningkat pada 2025 turut diikuti kenaikan beban pokok penjualan sebesar 26 persen menjadi US$286,18 juta, dari US$227,09 juta pada 2024. Meski demikian, laba kotor perusahaan holding pertambangan mineral terintegrasi itu melonjak 247 persen menjadi US$210 juta dari US$60,52 juta.
Di sisi lain, beban penjualan turun 20,2 persen menjadi US$476,63 ribu dari US$597,30 ribu. Beban umum dan administrasi naik 30,6 persen dari US$9,04 juta menjadi US$11,81 juta, sementara beban operasi lain turun 61,51 persen menjadi US$1,88 juta dari US$4,89 juta. Laba usaha ARCI pun melesat 260,34 persen menjadi US$203,94 juta dari US$56,59 juta pada 2024.
Posisi keuangan ARCI per Desember 2025 menunjukkan total aset sebesar US$1,02 miliar, naik 18,64 persen dari US$865,39 juta pada Desember 2024. Pada periode yang sama, total liabilitas tercatat sebesar US$663,83 juta, sedangkan ekuitas mencapai US$362,92 juta.
PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) merupakan perusahaan induk yang bergerak di bidang pertambangan mineral, termasuk emas dan perak. Perusahaan ini berkantor pusat di Jakarta dan menjadi salah satu produsen emas terbesar di Indonesia serta Asia Tenggara.


