Saham

Direktur TAPG Borong 150.000 Saham Rp1.705! George Oetomo Tambah Kepemilikan di Tengah Harga Koreksi 4,17%

Direktur PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) George Oetomo membeli 150.000 lembar saham perseroan pada 8 April 2026 di harga Rp1.705 per saham. Total nilai transaksi Rp255,75 juta murni untuk investasi langsung. Aksi ini dilakukan saat saham TAPG terkoreksi 4,17% dengan volume ramai 47,76 juta lembar, menjadikan kepemilikannya naik dari 0,2787% menjadi 0,2794%.

1 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
George Oetomo beli saham TAPG 150.000 lembar harga Rp1.705 insider buying Triputra Agro

George Oetomo beli saham TAPG 150.000 lembar harga Rp1.705 insider buying Triputra Agro

Emitenhub.com - Direktur PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) George Oetomo menambah kepemilikan sahamnya di perseroan. Aksi pembelian saham tersebut mencerminkan keyakinan internal terhadap prospek jangka panjang TAPG.

George Oetomo membeli 150.000 lembar saham TAPG pada 8 April 2026. Harga pelaksanaan transaksi dipatok Rp1.705 per saham.

Total nilai pembelian mencapai Rp255,75 juta. Transaksi ini dilakukan murni untuk tujuan investasi dengan kepemilikan saham secara langsung.

George Oetomo berhasil membeli di bawah harga pasar. Saham TAPG ditutup di Rp1.725 per saham pada Rabu (8/4). Artinya, ia memperoleh diskon Rp20 per lembar dibandingkan harga penutupan hari itu.

Kepemilikan saham George Oetomo di PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) semakin meningkat. Sebelum transaksi, ia menggenggam 55.331.100 lembar saham atau setara 0,2787 persen.

Pasca pembelian, jumlah saham yang dimilikinya naik menjadi 55.481.100 lembar. Porsi kepemilikannya kini berada di level 0,2794 persen.

Transaksi tersebut dilakukan di tengah tekanan jual pada saham TAPG. Harga emiten perkebunan sawit ini terkoreksi 4,17 persen atau turun 75 poin. Sepanjang perdagangan, saham bergerak dalam rentang Rp1.685 hingga Rp1.795.

Aktivitas perdagangan TAPG terlihat ramai. Volume mencapai 47,76 juta saham dengan nilai transaksi Rp82,62 miliar dan frekuensi 15.171 kali. Pelemahan harga berlangsung di tengah volatilitas pasar serta aksi profit taking investor.

Iklan