Saham

MORA Raih Laba Rp128,82 Miliar di Q1 2026 (+23%) – Siap Merger Jadi Ekamas Mora Republik!

PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) mencatat laba bersih Rp128,82 miliar pada kuartal I 2026, tumbuh 23,16 persen year-on-year. Pendapatan naik 7,5 persen menjadi Rp962,61 miliar. Perseroan juga tengah mempersiapkan penggabungan usaha dengan PT Eka Mas Republik (EMR) yang akan efektif 22 April 2026 dengan nama baru PT Ekamas Mora Republik Tbk.

2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
MORA Catat Laba Rp128,82 Miliar di Q1 2026 dan Siap Merger dengan EMR

MORA Catat Laba Rp128,82 Miliar di Q1 2026 dan Siap Merger dengan EMR (Foto:MORA)

Emitenhub.com - PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) mencatat kinerja positif pada kuartal pertama 2026. Emiten penyedia infrastruktur telekomunikasi ini membukukan laba bersih Rp128,82 miliar per 31 Maret 2026, naik 23,16 persen dibandingkan Rp104,60 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Laba per saham dasar perseroan meningkat menjadi Rp5,45 dari Rp4,42 di kuartal I 2025.

Pertumbuhan laba tersebut ditopang oleh pendapatan usaha yang naik 7,50 persen menjadi Rp962,61 miliar.

Layanan internet masih menjadi kontributor pendapatan terbesar MORA dengan Rp387,97 miliar. Disusul jaringan domestik Rp203,54 miliar dan proyek konsesi Rp194,31 miliar.

Beban langsung perseroan ikut meningkat seiring pertumbuhan pendapatan, mencapai Rp370,12 miliar dari Rp327,58 miliar pada kuartal I 2025. Meski demikian, MORA tetap berhasil membukukan laba kotor Rp592,49 miliar, lebih tinggi dibandingkan Rp567,88 miliar periode yang sama tahun lalu.

Perseroan menunjukkan efisiensi operasional pada pos beban bunga dan keuangan. Beban tersebut turun signifikan menjadi Rp108,05 miliar dari Rp132,86 miliar. Alhasil, laba tahun berjalan meningkat menjadi Rp142,60 miliar.

Kekuatan neraca MORA terlihat jelas dari total aset yang mencapai Rp14,92 triliun per 31 Maret 2026. Jumlah tersebut naik tipis dari Rp14,76 triliun pada akhir Desember 2025. Aset lancar tercatat Rp3,85 triliun, sementara aset tidak lancar mencapai Rp11,07 triliun.

Total liabilitas PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) tercatat sebesar Rp6,86 triliun per 31 Maret 2026. Komposisinya terdiri dari liabilitas jangka pendek Rp2,47 triliun dan liabilitas jangka panjang Rp4,39 triliun. Sementara itu, total ekuitas perseroan menguat menjadi Rp8,06 triliun dari Rp7,91 triliun pada akhir Desember 2025.

Selain capaian keuangan, MORA tengah mempersiapkan rencana penggabungan usaha dengan PT Eka Mas Republik (EMR). Perusahaan hasil penggabungan nantinya akan menggunakan nama PT Ekamas Mora Republik Tbk. Penggabungan ini diperkirakan efektif pada 22 April 2026.

Iklan