Saham

AKRA Raih Laba Rp760 Miliar di Q1 2026 (+25,8%) – Arus Kas Operasi Berbalik Rp1,42 Triliun!

PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) mencatat kinerja kuat di kuartal I 2026 dengan laba bersih Rp760,25 miliar (+25,8% YoY) dan pendapatan Rp12,94 triliun (+26,2% YoY). Arus kas operasi berbalik positif Rp1,42 triliun dari defisit tahun lalu. Struktur keuangan tetap solid dengan likuiditas yang semakin kuat.

3 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
AKRA Catat Laba Rp760 Miliar dan Arus Kas Operasi Rp1,42 Triliun di Q1 2026

AKRA Catat Laba Rp760 Miliar dan Arus Kas Operasi Rp1,42 Triliun di Q1 2026 (AKRA)

Emitenhub.com - PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) mencatat akselerasi kinerja yang kuat pada kuartal I 2026. Laba bersih perseroan naik 25,8 persen menjadi Rp760,25 miliar dibandingkan Rp604,32 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan laba ini sejalan dengan kenaikan pendapatan sebesar 26,2 persen menjadi Rp12,94 triliun. Ekspansi volume bisnis di segmen distribusi dan perdagangan menjadi pendorong utama.

Dari sisi operasional, laba usaha meningkat 20,4 persen menjadi Rp825,65 miliar. Laba sebelum pajak juga naik dengan laju yang sama ke Rp876,76 miliar.

Laba bruto perseroan naik menjadi Rp1,10 triliun. Namun beban pokok pendapatan ikut meningkat ke Rp11,83 triliun, mencerminkan tekanan biaya yang mengikuti pertumbuhan volume penjualan.

Pendapatan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) masih didominasi oleh penjualan kepada pelanggan yang mencapai Rp12,87 triliun. Sementara kontribusi pendapatan sewa tercatat Rp66,58 miliar.

Komposisi tersebut menegaskan bahwa aktivitas inti perseroan tetap menjadi penggerak utama kinerja. Pendapatan berulang dari lini sewa memberikan kontribusi yang relatif stabil.

Sepanjang 2025, pola pertumbuhan AKRA berjalan cukup konsisten. Pendapatan kuartalan naik dari Rp10,26 triliun pada kuartal I menjadi Rp13,62 triliun pada kuartal IV.

Laba bersih pun mengikuti tren serupa, meningkat dari Rp604 miliar di kuartal I menjadi Rp977 miliar di kuartal IV. Pola ini menunjukkan kenaikan bertahap dengan puncak kinerja biasanya terjadi di akhir tahun.

Profitabilitas PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) menunjukkan perbaikan moderat. Return on equity (ROE) tercatat 6,77 persen pada kuartal IV-2025, sementara return on assets (ROA) berada di level 2,25 persen. Rasio interest coverage meningkat signifikan menjadi 40 kali, mencerminkan kemampuan perseroan dalam memenuhi kewajiban bunga yang sangat kuat.

Dari sisi valuasi, price to earnings ratio (PER) kuartalan AKRA berada di kisaran 30,75 kali. Angka ini mencerminkan ekspektasi pasar terhadap kelanjutan pertumbuhan perseroan.

Posisi neraca pada kuartal I-2026 relatif stabil. Total aset tercatat Rp37,06 triliun, naik tipis 1,4 persen dari akhir 2025. Ekuitas perseroan tumbuh 3,7 persen menjadi Rp16,19 triliun.

Liabilitas justru menyusut menjadi Rp20,87 triliun. Kondisi ini menandakan struktur permodalan AKRA tetap terjaga dengan baik tanpa tekanan utang yang meningkat.

Perubahan paling mencolok terlihat pada arus kas operasional AKRA. Perseroan mencatat kas bersih dari aktivitas operasi sebesar Rp1,42 triliun, berbalik positif dari defisit Rp123,55 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Perbaikan kualitas arus kas operasional ini mendorong posisi kas dan setara kas perseroan naik menjadi Rp7,28 triliun.

Secara keseluruhan, kombinasi pertumbuhan pendapatan, peningkatan laba, serta perbaikan arus kas menunjukkan AKRA berada dalam fase ekspansi yang sehat dengan struktur keuangan yang relatif stabil.

Meski menghadapi tekanan biaya, kinerja operasional perseroan masih mampu menjaga pertumbuhan laba secara konsisten, didukung likuiditas yang semakin kuat.

Iklan