Berita Ekonomi Terpopuler Hari Ini: Harga Emas Turun hingga Aksi Emiten Happy Hapsoro
Lima berita ekonomi dan pasar modal menjadi sorotan hingga Rabu (3/12/2025), mulai dari penurunan harga emas perhiasan, rencana akuisisi besar emiten RATU milik Happy Hapsoro, lonjakan Bitcoin, hingga saham INET dan GOTO yang mencuri perhatian investor. Berbagai perkembangan ini memberikan gambaran dinamika pasar yang perlu dicermati pelaku investasi.
Berita ekonomi populer mencakup harga emas, saham, dan pasar kripto
Emitenhub - Sebagai media online yang kredibel di bidang ekonomi, khususnya investasi dan keuangan, Emitenhub menjadi salah satu rujukan bagi masyarakat dalam mengambil keputusan berinvestasi. Berikut lima berita paling populer hingga Rabu (3/12/2025):
Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Rabu 3 Desember 2025: Melemah
Harga emas perhiasan tercatat melemah tipis pada Rabu, 3 Desember 2025. Koreksi harga dipengaruhi dinamika pasar global dan pergerakan nilai tukar rupiah.
Dengan fluktuasi harga yang cepat, masyarakat disarankan mengikuti pembaruan harga secara berkala untuk menentukan waktu terbaik membeli atau menjual emas perhiasan.
Simak daftar harga emas perhiasan berdasarkan data Laku Emas dan Raja Emas Indonesia untuk berbagai kadar karat.
Rencana Besar Emiten Happy Hapsoro: 7 Akuisisi, Nilai Segini
PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), perusahaan milik Happy Hapsoro—suami Puan Maharani—memiliki tujuh rencana akuisisi dalam pipeline untuk tiga tahun ke depan. Nilai setiap transaksi diperkirakan berada di kisaran US$ 10 juta hingga US$ 150 juta.
Raharja Energi Cepu (RATU) menyiapkan ekspansi jangka panjang melalui strategi akuisisi bertahap. Dalam jangka pendek (1–3 tahun), perseroan akan memprioritaskan investasi non-operasional dengan fokus pada akuisisi PSC berskala besar tanpa mengambil alih fungsi operasional.
Harga Bitcoin (BTC) Melonjak Usai Aksi Vanguard
Pasar kripto menguat dalam 24 jam terakhir. Harga Bitcoin (BTC) menembus US$ 91.000 pada perdagangan Rabu (3/12/2025), setelah Vanguard kembali membuka akses ETF spot Bitcoin bagi 50 juta kliennya.
Kebijakan tersebut memicu kenaikan permintaan institusional dan mendorong kembali momentum bullish menuju potensi penguatan ke level US$ 100.000.
Dukungan institusional ini muncul ketika pasar AS dibuka dengan permintaan BTC lebih dari US$ 150 juta, menandai lonjakan intraday terkuat sejak Mei 2025.
Saham Melejit 1.200%, Ada Rights Issue hingga Rencana Akuisisi
Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) melesat pada sesi I perdagangan Rabu (3/12/2025). Kenaikan harga dipicu aksi beli besar-besaran. Berdasarkan data aplikasi Stockbit Sekuritas, INET membukukan net buy Rp 186,6 miliar, tertinggi dibandingkan saham-saham net buy lainnya.
Serangkaian aksi korporasi PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) turut memperkuat ambisi perusahaan untuk naik kelas. Setelah mencatat pertumbuhan kinerja signifikan sepanjang sembilan bulan 2025, emiten infrastruktur digital tersebut tengah menjalankan penawaran umum terbatas (rights issue) senilai Rp 3,2 triliun. Selain itu, INET juga berencana menerbitkan obligasi dalam jumlah besar.
Saham GOTO Dikabarkan Bergerak ke Arah Baru Usai Patrick Walujo Mundur
Patrick Walujo akan meninggalkan posisi CEO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan rencananya digantikan oleh Hans Patuwo. Sejumlah broker menilai perubahan ini berpotensi menjadi momentum rerating bagi saham GOTO, yang sejauh ini tetap mendapat rekomendasi positif dengan target harga tinggi.
Dalam riset Macquarie, keputusan pergantian posisi puncak manajemen akan ditetapkan dalam RUPSLB GOTO pada 17 Desember 2025. Pergantian tersebut memunculkan spekulasi investor terkait kabar merger antara GOTO dan Grab.
Macquarie mempertahankan rekomendasi outperform untuk GOTO dengan target harga yang mencerminkan potensi kenaikan lebih dari 33% dari harga saat riset dibuat, yaitu Rp 64. Saat ini saham GOTO diperdagangkan pada EV/sales 2,4 kali dan EV/EBITDA 19,8 kali, lebih rendah dibandingkan Grab yang masing-masing berada pada 3,8 kali dan 21,3 kali.