Saham

Siapa Pemilik Saham AHAP? Ini Struktur Kepemilikan dan Pengendali Asuransi Harta Aman Pratama

PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) merupakan emiten asuransi umum yang tercatat di BEI. Artikel ini membahas struktur kepemilikan saham AHAP, pemegang saham pengendali, serta penerima manfaat akhirnya.

3 menit membaca
T
Oleh Tim Redaksi EmitenHub
Ilustrasi logo AHAP atau struktur kepemilikan saham AHAP

Ilustrasi logo AHAP atau struktur kepemilikan saham AHAP

Emitenhub.com - Siapa pemilik saham AHAP? PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) merupakan emiten sektor keuangan yang tercatat di papan pengembangan Bursa Efek Indonesia dan bergerak di bidang asuransi umum konvensional.

Asuransi Harta Aman Pratama menjalankan kegiatan usaha asuransi umum dengan menyediakan berbagai produk penjaminan. Berdasarkan informasi resmi perseroan, perusahaan ini telah beroperasi sejak 1982 dan memiliki fokus pada layanan asuransi yang mencakup beragam kebutuhan perlindungan risiko.

Pada 1983, perseroan mulai menjalankan kegiatan operasional secara komersial sebagai perusahaan asuransi kerugian. Hingga saat ini, AHAP memiliki jaringan operasional yang terdiri dari tiga kantor cabang dan tiga kantor pemasaran yang tersebar di sejumlah wilayah, termasuk Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatera Utara.

Dalam menjalankan bisnisnya, AHAP menyediakan beragam produk asuransi umum. Produk tersebut mencakup perlindungan atas harta benda, kendaraan bermotor, barang angkutan, rangka kapal, rekayasa, alat berat, tanggung gugat, kecelakaan diri, serta berbagai jenis perlindungan lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah.

Produk asuransi harta benda yang ditawarkan perseroan mencakup perlindungan atas berbagai risiko, termasuk kerugian akibat bencana alam seperti gempa bumi, letusan gunung berapi, dan tsunami, serta risiko lain seperti kebakaran dan kejadian sejenisnya.

Selain itu, AHAP juga menyediakan berbagai produk asuransi lainnya, antara lain asuransi perjalanan dan asuransi atas barang elektronik. Ragam produk tersebut dirancang untuk memberikan perlindungan yang lebih luas sesuai dengan kebutuhan nasabah di berbagai segmen.

Perseroan resmi melantai di Bursa Efek Indonesia melalui penawaran umum perdana pada 1990. Dalam aksi tersebut, AHAP melepas sebanyak 1 juta saham dengan harga penawaran Rp4.250 per saham, sehingga menghimpun dana sebesar Rp4,25 miliar.

Seiring berjalannya waktu, struktur kepemilikan saham perseroan mengalami perubahan. Lalu, siapa pemilik saham AHAP saat ini? Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, berikut gambaran kepemilikan saham di PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk.

Siapa Pemilik Saham AHAP?

Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek yang disampaikan kepada bursa, pengendali saham PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) adalah PT Asuransi Central Asia. Entitas tersebut tercatat memiliki sebanyak 3,06 miliar saham.

Jumlah kepemilikan tersebut setara dengan 62,57 persen dari total saham yang tercatat. Sementara itu, pemegang saham terbesar berikutnya adalah Sendra Gunawan dengan kepemilikan sebanyak 615 juta saham, atau sekitar 12,55 persen dari total saham AHAP.

Sementara itu, kepemilikan saham oleh masyarakat (non-warkat) tercatat sebanyak 1,21 miliar saham atau setara 24,77 persen dari total saham yang beredar. Adapun penerima manfaat akhir (ultimate beneficial owner) dari kepemilikan saham AHAP adalah Anthoni Salim.

Anthoni Salim tercatat sebagai pengendali PT Asuransi Central Asia. Dengan struktur kepemilikan tersebut, konglomerat yang juga dikenal sebagai pemilik Grup Indofood ini secara tidak langsung tercatat sebagai pemilik PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk.

Dari sisi pergerakan saham, AHAP sempat diperdagangkan di level Rp166 per saham dan mencatatkan lonjakan signifikan sehingga masuk dalam jajaran saham dengan kinerja terbaik. Dalam satu periode tahunan, saham AHAP juga mencatatkan kenaikan harga yang cukup solid.

Dengan struktur kepemilikan tersebut, AHAP berada di bawah kendali pemegang saham pengendali yang memiliki latar belakang kuat di sektor keuangan dan korporasi nasional.

Iklan