AVIA Serap Rp3,98 Triliun Dana IPO hingga Akhir 2025, Fokus Modal Kerja dan Capex
PT Avia Avian Tbk (AVIA) melaporkan realisasi penggunaan dana IPO mencapai Rp3,98 triliun per 31 Desember 2025. Dana tersebut dialokasikan untuk modal kerja, belanja modal, pelunasan utang, serta penyaluran ke anak usaha.
Pabrik dan produk cat PT Avia Avian Tbk sebagai emiten konsumer (Foto:AVIA)
Emitenhub.com - Pemanfaatan dana hasil penawaran umum perdana menjadi sorotan pada PT Avia Avian Tbk (AVIA). Hingga 31 Desember 2025, produsen cat yang dikendalikan Hermanto Tanoko tersebut telah menyerap dana IPO sebesar Rp5,39 triliun.
Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, AVIA merealisasikan 55,22 persen dana untuk modal kerja senilai Rp2,97 triliun, 8,37 persen dialokasikan sebagai belanja modal sebesar Rp451,57 miliar, serta 10,19 persen digunakan untuk pelunasan pokok utang kepada Bank Mandiri dan Bank DBS senilai Rp550 miliar.
Dengan demikian, total realisasi penggunaan dana IPO AVIA tercatat mencapai Rp3,98 triliun hingga akhir Desember 2025. Angka tersebut mencerminkan sebagian besar dana telah dimanfaatkan sesuai rencana yang disampaikan kepada publik.
Penyaluran dana juga dilakukan kepada anak usaha, PT Tirtakencana Tatawarna. Alokasi mencakup modal kerja sebesar Rp950 miliar, belanja modal Rp85 miliar, serta pelunasan pokok utang kepada Bank Mandiri senilai Rp380 miliar, sehingga total realisasi di entitas tersebut mencapai Rp1,14 triliun.
Dengan realisasi tersebut, sisa dana hasil IPO AVIA tercatat sebesar Rp250,56 miliar. Sebanyak Rp212,42 miliar ditempatkan pada instrumen obligasi dengan kupon tetap 7 persen per tahun hingga 15 September 2030, sementara sisa dana lainnya disimpan dalam rekening giro pada tiga bank.
Sebagai catatan, PT Avia Avian Tbk resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada 8 Desember 2021.
Harga penawaran umum perdana saham PT Avia Avian Tbk (AVIA) ditetapkan sebesar Rp930 per saham, dengan jumlah saham yang dicatatkan sebanyak 61.953.555.600 saham. Dengan struktur tersebut, kapitalisasi pasar AVIA saat IPO mencapai Rp57,61 triliun.
Penetapan harga IPO berada di batas atas kisaran Rp780 hingga Rp980 per saham. Dari aksi korporasi tersebut, perseroan menghimpun dana sebesar Rp5,76 triliun.
Setelah memperhitungkan biaya IPO senilai Rp119,35 miliar, dana bersih yang diperoleh AVIA tercatat sebesar Rp5,64 triliun.


