Saham

Krakatau Steel Amankan Pasokan 10 Kiloton Baja per Bulan lewat LTSA dengan Tata Metal Lestari

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk menjalin kesepakatan pasokan jangka panjang dengan PT Tata Metal Lestari melalui LTSA. Kerja sama ini mencakup suplai 10 kiloton baja per bulan selama satu tahun sebagai bagian penguatan rantai pasok dan ekosistem industri baja nasional.

2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
Penandatanganan kerja sama pasokan baja Krakatau Steel dan Tata Metal Lestari

Penandatanganan kerja sama pasokan baja Krakatau Steel dan Tata Metal Lestari (Foto:KRAS)

Emitenhub.com - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) mengamankan kerja sama pasokan jangka panjang dengan PT Tata Metal Lestari. Melalui kesepakatan ini, BUMN baja tersebut akan memasok baja sebesar 10 kiloton per bulan untuk periode satu tahun ke depan.

Penandatanganan Long Term Supply Agreement (LTSA) dilakukan di Jakarta pada Rabu (7/1/2026). Dokumen kerja sama tersebut diteken oleh Direktur Komersial, Pengembangan Usaha, dan Portofolio Krakatau Steel, Hernowo, bersama President Director Tata Metal Lestari, Stephanus Bagus Pambudi Koeswandi.

Direktur Utama Krakatau Steel, Akbar Djohan, menilai kesepakatan tersebut mencerminkan kekuatan operasional serta arah strategi perseroan dalam menjaga kepastian dan stabilitas rantai pasok nasional. Kerja sama ini diposisikan sebagai bagian dari upaya memperkuat fondasi industri baja dalam negeri.

Dalam keterangan resmi yang disampaikan Senin (12/1/2026), Akbar menyampaikan bahwa LTSA tidak semata berkaitan dengan volume penjualan. Menurutnya, kolaborasi antara produsen hulu dan hilir nasional bertujuan membangun struktur industri yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Akbar menyatakan Krakatau Steel siap melanjutkan sinergi jangka panjang dengan mitra hilir, termasuk Tata Metal Lestari. Kolaborasi sebelumnya tercermin dari kinerja ekspor, di mana baja lapis sebanyak 15.000 ton dikirimkan ke pasar Amerika Serikat pada Februari dan September 2025.

Direktur Komersial, Pengembangan Usaha, dan Portofolio Krakatau Steel, Hernowo, menilai komitmen bisnis jangka panjang ini sejalan dengan visi pemerintah dalam mendorong percepatan hilirisasi dan industrialisasi. Kerja sama antara Krakatau Steel dan Tata Metal Lestari juga disebut bukan merupakan kolaborasi pertama.

Ia menekankan bahwa kemitraan yang telah terbangun sebelumnya menjadi fondasi penting dalam memperkuat ekosistem industri baja nasional. Hubungan tersebut diarahkan untuk mendorong pemanfaatan produk baja dalam negeri sekaligus meningkatkan nilai tambah pada sektor industri hilir.

Iklan