Siapa Pemilik Saham ARCI? Ini Struktur Kepemilikan PT Archi Indonesia Tbk
PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) merupakan emiten tambang emas murni yang dikendalikan oleh grup usaha Rajawali. Kepemilikan saham ARCI terkonsentrasi pada entitas afiliasi Peter Sondakh sebagai pengendali manfaat akhir.
ARCI membagikan dividen Rp1,02 triliun setelah laba bersih melonjak 884 persen (Foto:ARCI)
Emitenhub.com - Struktur kepemilikan saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) kerap menjadi perhatian pelaku pasar seiring posisi perseroan sebagai emiten tambang emas murni di Bursa Efek Indonesia. ARCI menjalankan kegiatan usaha di sektor pertambangan dan pengolahan emas dengan model bisnis yang terfokus pada satu komoditas utama.
Berbeda dari emiten tambang mineral lain yang memiliki diversifikasi pendapatan, sumber usaha ARCI sebagian besar berasal dari produk emas. Karakter pure-play gold tersebut membuat kinerja perseroan sangat bergantung pada operasional tambang emas dan dinamika harga komoditas terkait.
Operasional utama PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) terpusat di tambang emas Toka Tindung, Sulawesi Utara. Di luar aktivitas penambangan, perseroan juga menjalankan usaha pencetakan emas batangan serta jasa kontraktor penambangan sebagai bagian dari rantai bisnisnya.
Hingga 2020, tambang Toka Tindung telah menghasilkan sekitar 1,9 juta ons emas. ARCI juga memasarkan emas batangan bermerek Lotus Archi dalam berbagai ukuran, dengan jalur penjualan yang mencakup kanal daring dan luring.
Pengendali manfaat akhir kepemilikan saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) berada di tangan Peter Sondakh, pengusaha yang mendirikan Rajawali Corporation. Grup investasi tersebut tercatat sebagai pemegang kendali ARCI dan menjadi entitas utama di balik struktur kepemilikan perseroan.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia per 16 Oktober 2025, komposisi kepemilikan saham PT Archi Indonesia Tbk mencerminkan posisi Rajawali Corporation sebagai pengendali, dengan rincian pemegang saham tercatat sesuai keterbukaan informasi di bursa.
Kepemilikan saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) didominasi oleh PT Rajawali Corpora. Laporan bulanan registrasi pemegang efek per September mencatat entitas tersebut menggenggam 18,14 miliar saham ARCI, setara dengan 73,05 persen dari total saham yang tercatat di bursa.
Selain melalui Rajawali Corpora, Peter Sondakh juga tercatat memiliki kepentingan tidak langsung di ARCI lewat PT Rajawali Kapital Emas (RKE). Perusahaan yang berafiliasi dengan Rajawali Corpora tersebut juga masuk dalam daftar pemegang saham mayoritas ARCI.
Struktur pemegang saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) per September 2025 menunjukkan dominasi pemilik pengendali, dengan rincian sebagai berikut:
PT Rajawali Corpora: 18,14 miliar saham atau 73,05 persen
PT Rajawali Kapital Emas: 2,96 miliar saham atau 11,94 persen
PT Basis Utama Prima: 1,51 miliar saham atau 6,12 persen
Masyarakat (non-warkat): 2,20 miliar saham atau 8,88 persen
Jika digabungkan, kepemilikan PT Rajawali Corpora dan afiliasinya, PT Rajawali Kapital Emas, mencerminkan penguasaan saham ARCI sebesar 84,99 persen oleh Peter Sondakh.
Di luar kepemilikan di PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), kelompok usaha ini juga mengendalikan satu emiten lain yang telah melantai di bursa, yakni PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT). Perusahaan tersebut bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit dan menjadi bagian dari portofolio usaha Rajawali Group.
Dengan struktur kepemilikan yang sangat terkonsentrasi, ARCI berada di bawah kendali kuat satu kelompok usaha. Kondisi ini membuat arah strategi, kebijakan korporasi, serta keputusan bisnis perseroan akan sangat dipengaruhi oleh pemegang saham pengendali.


