Saham

Pengendali INET Tambah Kepemilikan, Serap 125 Juta Saham di Bawah Harga Pasar

Pemegang saham pengendali INET kembali menambah porsi kepemilikan melalui pembelian ratusan juta saham. Transaksi bernilai puluhan miliar rupiah ini dilakukan di harga di bawah penutupan pasar dan terjadi saat saham INET bergerak aktif.

2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
Ilustrasi pergerakan saham INET dan aksi beli pemegang saham pengendali

Penandatanganan kerja sama strategis INET dan Huawei pada ajang Mobile World Congress 2026 (Foto:INET)

Emitenhub - Pemegang saham pengendali PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), PT Abadi Kreasi Unggul Nusantara, kembali menambah kepemilikan sahamnya. Aksi ini dilakukan melalui pembelian dalam jumlah besar di emiten infrastruktur digital tersebut.

Laporan kepemilikan saham yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat Abadi Kreasi mengakumulasi 125.925.399 saham INET. Seluruh transaksi tersebut dibukukan pada 13 Februari 2026.

Pembelian saham dilakukan pada harga Rp377 per lembar. Nilai transaksi dari aksi tersebut mencapai Rp47,47 miliar.

Aksi akumulasi tersebut memperbesar dominasi Abadi Kreasi di struktur kepemilikan INET. Setelah transaksi, kepemilikan meningkat menjadi 13.100.378.665 saham atau setara 58,55%, dari posisi sebelumnya 12.974.453.266 saham atau 57,99%.

Manajemen Abadi Kreasi menyatakan kepemilikan saham dilakukan secara langsung. Tujuan transaksi disebutkan sebagai penambahan kepemilikan saham INET, sebagaimana tertuang dalam keterangan resmi yang disampaikan di Jakarta pada 18 Februari 2026.

Pembelian dilakukan pada harga Rp377 per saham, berada di bawah harga penutupan pasar pada saat transaksi berlangsung. Level harga tersebut mencerminkan masuknya pengendali pada rentang harga yang lebih rendah dari pasar.

Pada hari perdagangan tersebut, saham INET bergerak menguat. Harga penutupan tercatat di level Rp384 per saham, naik 8 poin atau setara 2,13% dibandingkan penutupan sebelumnya.

Aktivitas perdagangan INET berlangsung ramai sepanjang sesi. Nilai transaksi saham ini mencapai Rp156,9 miliar dalam satu hari.

Volume perdagangan tercatat sebesar 414,75 juta saham dengan frekuensi transaksi mencapai 29.310 kali selama jam bursa.

Iklan