Saham

Pengendali RMKO Jual 36,25 Juta Saham di Harga Rp590, Raup Rp21,38 Miliar

Pemegang saham pengendali PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO), RMK Investama, melepas 36,25 juta saham di harga Rp590 per lembar. Transaksi tersebut menghasilkan dana sekitar Rp21,38 miliar dan dilakukan di atas harga pasar.

2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
Pemegang saham pengendali RMKO jual 36 juta saham di Bursa Efek Indonesia

RMKE membagikan dividen Rp30 per saham dari laba bersih tahun buku 2025 (Foto:RMKE)

Emitenhub.com - Pemegang saham pengendali PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO), yakni RMK Investama, mengurangi porsi kepemilikannya dengan menjual 36.250.000 saham atau sekitar 2,9%. Transaksi tersebut dilakukan di Bursa Efek Indonesia pada 9 Maret 2026 melalui skema penjualan di atas harga pasar.

Harga pelaksanaan transaksi tercatat Rp590 per saham. Dengan nilai tersebut, RMK Investama memperoleh dana sekitar Rp21,38 miliar. Pada perdagangan yang sama, saham RMKO ditutup di level Rp570 per lembar, sehingga harga transaksi berada sekitar Rp20 di atas harga pasar.

Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia pada Selasa (10/3/2026), penjualan saham tersebut dilakukan untuk merealisasikan keuntungan investasi. Selain itu, langkah ini juga bertujuan meningkatkan porsi kepemilikan saham Perseroan oleh publik.

Dari sisi kinerja keuangan, RMKO mencatat pendapatan Rp219,38 miliar hingga kuartal III 2025. Angka tersebut meningkat 19% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp184,33 miliar. Namun, beban pokok pendapatan naik lebih tinggi yakni 54,33% menjadi Rp260,72 miliar dari Rp168,93 miliar. Kondisi ini membuat Perseroan membukukan rugi bersih Rp51,31 miliar, membengkak dari rugi Rp10,16 miliar pada kuartal III 2024.

Pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Selasa (10/3/2026) hingga pukul 11.50 WIB, saham RMKO tercatat berada di level Rp530 per saham atau turun 7,02% dari penutupan sebelumnya Rp570. Dalam sepekan perdagangan, harga saham RMKO juga mengalami penurunan 21,37% dari Rp725 per saham menjadi Rp570 per saham pada 9 Maret 2026.

Iklan