Rugi RMKO Melejit 164% Jadi Rp49,39 Miliar Meski Pendapatan Melonjak
Royaltama Mulia Kontraktorindo (RMKO) menutup 2025 dengan rugi bersih Rp49,39 miliar, melonjak tajam dari tahun sebelumnya. Lonjakan beban pokok membuat perseroan berbalik mencatat rugi kotor meski pendapatan tumbuh signifikan.
RMKE membagikan dividen Rp30 per saham dari laba bersih tahun buku 2025 (Foto:RMKE)
Emitenhub.com - Penutupan 2025 menjadi periode yang berat bagi Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk. (RMKO) setelah rugi bersih membengkak menjadi Rp49,39 miliar, naik 164,54 persen dibandingkan akhir 2024 yang mencatat rugi Rp18,67 miliar. Kerugian per saham dasar dan dilusian juga makin dalam, dari Rp14,94 menjadi Rp39,52.
Di tengah lonjakan pendapatan 63,61 persen menjadi Rp407,56 miliar dari Rp249,09 miliar, beban pokok pendapatan justru meningkat lebih tinggi ke Rp436,95 miliar dari Rp235,27 miliar. Kondisi itu membuat RMKO membukukan rugi kotor Rp29,38 miliar, berbalik dari posisi laba kotor Rp13,81 miliar pada periode sebelumnya.
Beban umum dan administrasi tercatat Rp24,78 miliar, meningkat dibandingkan Rp16,58 miliar pada periode sebelumnya. Akibatnya, rugi usaha melebar menjadi Rp54,17 miliar dari sebelumnya Rp2,76 miliar. Beban keuangan tercatat Rp13,24 miliar, turun dari Rp19,97 miliar. Beban lain-lain sebesar Rp728,22 juta, naik dari Rp80,54 juta, sementara beban lain-lain bersih tercatat Rp13,97 miliar, lebih rendah dari Rp20,05 miliar pada periode sebelumnya.
Rugi bersih tahun berjalan tercatat Rp49,39 miliar, meningkat dari Rp18,67 miliar pada periode sebelumnya. Total ekuitas berada di level Rp178,18 miliar, turun dari Rp227,58 miliar. Posisi saldo laba berubah menjadi defisit Rp36,78 miliar dari sebelumnya surplus Rp12,61 miliar. Total liabilitas mencapai Rp378,82 miliar dari sebelumnya Rp322,74 miliar, sedangkan jumlah aset tercatat Rp557,01 miliar, naik dari Rp550,33 miliar.


