Saham

Laba ADMR Turun 37,8% di 2025, Pendapatan Alamtri Minerals Susut ke USD972 Juta

PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) mencatat laba USD271,21 juta pada 2025 atau turun sekitar 37,88% dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan terjadi seiring melemahnya pendapatan serta kenaikan sejumlah beban operasional.

2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
Kinerja keuangan ADMR 2025 dengan penurunan laba dan pendapatan

ADRO bagikan dividen tunai USD447,5 juta dari laba 2025 disetujui RUPS (Foto:ADRO)

Emitenhub.com - Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) mencatat penurunan laba sepanjang 2025. Perseroan membukukan laba sebesar USD271,21 juta atau turun 37,88 persen dibandingkan capaian akhir 2024 yang sebesar USD436,65 juta. Laba per saham dasar dan dilusian ikut melemah menjadi USD0,0066 dari sebelumnya USD0,0107.

Pendapatan usaha tercatat sebesar USD972,94 juta pada 2025. Nilai ini turun 15,65 persen dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai USD1,15 miliar.

Di sisi biaya, beban pokok pendapatan meningkat menjadi USD577,68 juta dari USD576,39 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sejalan dengan tekanan tersebut, laba kotor perseroan tercatat sebesar USD395,26 juta. Angka ini menurun dibandingkan laba kotor tahun sebelumnya yang mencapai USD577,79 juta.

Beban usaha tercatat sebesar USD43,6 juta pada 2025, meningkat dari USD38,48 juta pada periode sebelumnya. Sementara itu, pos lain-lain mencatat beban USD33,34 juta setelah pada tahun sebelumnya masih membukukan keuntungan sebesar USD1,03 juta.

Laba usaha perseroan tercatat sebesar USD318,31 juta. Angka ini turun dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang sebesar USD540,34 juta.

Biaya keuangan tercatat sebesar USD1,28 juta, menurun dari USD11,94 juta pada periode sebelumnya. Laba tahun berjalan tercatat USD264,29 juta, turun dari USD434,76 juta.

Di sisi neraca, total ekuitas perseroan tercatat sebesar USD1,71 miliar. Nilai ini meningkat dibandingkan posisi akhir 2024 yang sebesar USD1,5 miliar.

Jumlah liabilitas tercatat USD1,17 miliar, naik dari USD571,33 juta pada akhir tahun sebelumnya. Sementara total aset meningkat menjadi USD2,89 miliar dari posisi USD2,07 miliar.

Iklan