ASII Usul Dividen Rp390 per Saham, Payout Ratio 48% di Tengah Laba Turun
Astra International (ASII) mengusulkan dividen total Rp390 per saham untuk tahun buku 2025 dengan payout ratio 48 persen. Meski laba bersih turun, manajemen tetap menjaga distribusi dividen sebagai bentuk komitmen kepada pemegang saham.
Logo PT Astra International Tbk (ASII) terkait pembagian dividen final tunai Rp11,70 triliun untuk tahun buku 2025 (Foto ASII)
Emitenhub.com - PT Astra International Tbk (ASII) mengusulkan pembagian dividen final sebesar Rp292 per saham untuk tahun buku 2025. Usulan ini menjadi sinyal kelanjutan komitmen perseroan dalam mendistribusikan keuntungan kepada pemegang saham.
Rencana pembagian dividen tersebut akan dimintakan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan berlangsung pada April 2026.
Presiden Direktur Astra International, Djony Bunarto Tjondro, menyampaikan bahwa total dividen yang berpotensi diterima investor untuk tahun buku 2025 mencapai Rp390 per saham. Nilai tersebut merupakan akumulasi antara dividen final yang diusulkan dan dividen interim yang telah dibagikan.
Sebelumnya, perseroan telah merealisasikan pembagian dividen interim sebesar Rp98 per saham pada Oktober 2025.
Presiden Direktur PT Astra International Tbk (ASII), Djony Bunarto Tjondro, menegaskan bahwa dividen final yang diusulkan, jika digabungkan dengan dividen interim sebesar Rp98 per saham, akan menghasilkan total dividen tahun buku 2025 sebesar Rp390 per saham. Pernyataan tersebut disampaikan dalam keterangan tertulis pada Jumat (27/2/2026).
Ia menjelaskan bahwa besaran dividen tersebut mencerminkan rasio pembayaran dividen sekitar 48 persen dari laba bersih grup. Kebijakan ini menunjukkan komitmen manajemen dalam menjaga imbal hasil bagi pemegang saham meskipun kinerja keuangan perseroan mengalami tekanan.
Sepanjang 2025, Astra membukukan laba bersih sebesar Rp32,77 triliun, turun sekitar 3 persen dibandingkan capaian tahun 2024 yang mencapai Rp33,90 triliun.
Dengan laba bersih tersebut dan rasio pembayaran dividen sebesar 48 persen, total nilai dividen yang diusulkan untuk tahun buku 2025 mencapai sekitar Rp15,73 triliun.
Rekam jejak pembagian dividen PT Astra International Tbk (ASII) menunjukkan konsistensi dalam mendistribusikan keuntungan kepada pemegang saham. Dalam beberapa tahun terakhir, tren dividen perseroan tercatat meningkat seiring pemulihan ekonomi pascapandemi.
Pada tahun buku 2020, Astra membagikan dividen sekitar Rp121 per saham. Nilai tersebut menjadi titik awal sebelum lonjakan pembagian dividen pada periode-periode berikutnya.
Untuk tahun buku 2022, total dividen meningkat menjadi Rp282 per saham. Tren kenaikan berlanjut pada tahun buku 2023 dengan total dividen mencapai Rp308 per saham.
Adapun pada tahun buku 2024, total dividen yang dibagikan Astra tercatat sebesar Rp406 per saham, menegaskan pola distribusi dividen yang cenderung meningkat dari tahun ke tahun.


