Saham

TOBA Siapkan Rp434 Miliar Lunasi Obligasi Jatuh Tempo 3 Maret 2026

TOBA menyiapkan Rp434,35 miliar untuk melunasi pokok dan bunga ke-12 Obligasi I Tahun 2023 Seri A yang jatuh tempo 3 Maret 2026. Dana berasal dari penerbitan obligasi baru dan kas internal.

2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
Ilustrasi fasilitas pengolahan sampah dan limbah di Indonesia terkait saham BEI

Ilustrasi fasilitas pengolahan sampah dan limbah di Indonesia terkait saham BEI

Emitenhub.com - Menjelang jatuh tempo Obligasi I Tahun 2023 Seri A, PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) menyiapkan dana Rp434,35 miliar untuk melunasi kewajiban pokok dan bunga ke-12. Surat utang tersebut jatuh tempo pada 3 Maret 2026. Langkah ini menegaskan komitmen perseroan terhadap kewajiban pendanaan.

Dari total dana itu, Rp425 miliar dialokasikan untuk pelunasan pokok obligasi. Sementara Rp9,35 miliar digunakan untuk pembayaran bunga ke-12.

Kesiapan dana telah disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia melalui laporan resmi tertanggal 5 Februari 2026. Penyampaian ini merujuk pada ketentuan keterbukaan informasi di pasar modal. Dana pelunasan tidak sepenuhnya bersumber dari kas internal perseroan.

Direktur TOBA, Alvin Firman Sunanda dan Juli Oktarina, menyebut pelunasan pokok dan bunga obligasi yang jatuh tempo bersumber dari kombinasi dana hasil penerbitan Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 dan Tahap II Tahun 2026 serta kas internal perseroan. Pernyataan tersebut disampaikan dalam keterbukaan informasi perseroan pada 3 Maret 2026.

Sesuai mekanisme pasar modal, dana wajib ditempatkan lebih dulu pada lembaga penyimpanan dan penyelesaian sebelum jatuh tempo. Prosedur ini menjadi standar perlindungan hak investor obligasi.

Dana pelunasan akan disetorkan ke PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) paling lambat 2 Maret 2026. Selanjutnya, KSEI mendistribusikan dana tersebut ke rekening sekuritas pemegang obligasi secara serentak pada 3 Maret 2026.

Iklan