Saham

Free Float TOBA Tembus 29%! Investor Turun, Highland Strategic Tetap Kuasai Saham

PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) melaporkan free float sebesar 29,19 persen per akhir April 2026, melampaui ketentuan minimum BEI. Namun, jumlah investor perseroan turun menjadi 48.793 SID dari 53.077 SID pada bulan sebelumnya.

2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
Free float saham TOBA mencapai 29,19 persen dengan Highland Strategic sebagai pemegang saham pengendali

Free float saham TOBA mencapai 29,19 persen dengan Highland Strategic sebagai pemegang saham pengendali (Foto:TOBA)

Emitenhub.com - Struktur kepemilikan PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) per akhir April 2026 masih menunjukkan posisi Highland Strategic Ltd sebagai pemegang saham pengendali. Informasi ini tercantum dalam laporan bulanan registrasi pemegang efek perseroan.

Highland Strategic menguasai 4.983.799.956 saham TOBA atau setara 60,356 persen dari total saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). PT Toba Sejahtra berada di posisi berikutnya dengan kepemilikan 658.488.144 saham atau 7,975 persen.

Laporan tersebut juga memuat identitas ultimate beneficial owner (UBO) TOBA. Richards Matthew Paul tercatat sebagai pemilik manfaat akhir pada tingkat individu melalui Highland Strategic.

Dari jajaran manajemen, Direktur Dicky Yordan menjadi pemegang saham terbesar. Ia tercatat memiliki 125.801.321 saham TOBA atau setara 1,523 persen.

Dari jajaran direksi, Alvin Firman Sunanda tercatat memiliki 0,048 persen saham TOBA, diikuti Juli Oktarina 0,045 persen, Mufti Utomo 0,009 persen, dan Sudharmono Saragih 0,008 persen. Sementara itu, anggota Dewan Komisaris seperti Dr. A. Fuad Rahmany, Yasmin S. Wirjawan, Kang Tzu Ping (Frances), dan Judy Lee tidak memiliki saham perseroan hingga akhir April 2026. Saham publik atau free float TOBA mencapai 2.410.170.642 saham, setara 29,19 persen dari total saham tercatat. Posisi ini telah melampaui ketentuan minimum Peraturan BEI Nomor I-A, yang mewajibkan emiten Papan Utama memiliki sedikitnya 50 juta saham publik dan minimal 15 persen dari total saham tercatat. Jumlah pemegang saham TOBA berdasarkan Single Investor Identification (SID) mencapai 48.793 akun, jauh di atas batas minimum BEI sebanyak 300 SID.

Jumlah investor TOBA tercatat turun 4.284 akun dibandingkan bulan sebelumnya. Pada Maret 2026, jumlah pemegang saham perseroan mencapai 53.077 SID.

Corporate Secretary TOBA, Pingkan Ratna Melati, menyampaikan data tersebut sebagai bagian dari laporan resmi perseroan kepada Bursa Efek Indonesia.

Dalam keterbukaan informasi yang dikutip Senin, 11 Mei 2026, Pingkan menyatakan perseroan telah menyampaikan laporan bulanan registrasi pemegang efek untuk periode yang berakhir pada April 2026.

Total saham TOBA yang tercatat di Bursa mencapai 8.257.402.931 saham. Perseroan juga memiliki saham treasuri sebanyak 9.938.200 saham atau setara 0,12 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Iklan