Saham

Laba JSMR Turun 19% ke Rp3,65 Triliun, Pendapatan Jalan Tol Melemah

JSMR membukukan laba bersih Rp3,65 triliun pada 2025, turun 19,26% dari tahun sebelumnya. Pendapatan ikut melemah meski laba kotor dan laba sebelum pajak menunjukkan pertumbuhan.

1 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
Kinerja keuangan JSMR 2025 laba dan pendapatan turun

Jasa Marga JSMR membagikan dividen Rp156 per saham dan menetapkan jajaran direksi baru (Foto:JSMR)

Emitenhub.com - Tekanan kinerja membayangi PT Jasa Marga Tbk (JSMR) sepanjang 2025 seiring penurunan pendapatan dan laba bersih. Beban operasi dan pajak penghasilan yang meningkat menjadi faktor yang membebani hasil usaha perseroan.

Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk tercatat Rp3,65 triliun atau Rp504 per saham pada 2025. Angka ini turun 19,26 persen dibandingkan Rp4,53 triliun atau Rp625 per saham pada 2024.

Pendapatan bersih tercatat Rp29,89 triliun pada 2025, lebih rendah 5,87 persen dari Rp31,75 triliun pada tahun sebelumnya. Kontribusi terbesar berasal dari bisnis jalan tol sebesar Rp18,15 triliun atau sekitar 60,73 persen dari total pendapatan. Pendapatan konstruksi menyumbang Rp10,07 triliun, sementara usaha lainnya Rp1,65 triliun.

Beban pokok pendapatan ditekan 11,45 persen menjadi Rp18,10 triliun pada 2025 dari Rp20,44 triliun pada 2024. Efisiensi ini mengangkat laba kotor menjadi Rp11,78 triliun, tumbuh 4,2 persen dari Rp11,31 triliun.

Beban umum dan administrasi meningkat 6,33 persen menjadi Rp2,48 triliun dari Rp2,33 triliun. Biaya keuangan turun 10,49 persen ke Rp3,6 triliun dari Rp4,02 triliun. Laba sebelum pajak tercatat Rp6,35 triliun, naik 10,24 persen dari Rp5,76 triliun.

Total aset per Desember 2025 mencapai Rp159,99 triliun, meningkat dari Rp148,71 triliun. Liabilitas tercatat Rp97,63 triliun dan ekuitas Rp62,36 triliun.

Iklan