Saham

UNVR Jual Sariwangi Rp1,5 Triliun, Fokus ke Bisnis Inti

UNVR resmi menjual bisnis teh Sariwangi kepada PT Savoria Kreasi Rasa senilai Rp1,5 triliun. Transaksi setara 45% ekuitas dan disebut tidak berdampak material terhadap operasional perseroan.

1 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
Transaksi penjualan bisnis Sariwangi oleh Unilever Indonesia

Transaksi penjualan bisnis Sariwangi oleh Unilever Indonesia (Foto:UNVR)

Emitenhub.com - Restrukturisasi portofolio dilakukan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) dengan melepas segmen bisnis teh bermerek “Sariwangi” kepada PT Savoria Kreasi Rasa pada 2 Maret 2026. Transaksi ini menandai pergeseran fokus bisnis perseroan.

Corporate Secretary UNVR, Mario Abdi Amrillah, menyampaikan bahwa penjualan dilakukan kepada pihak yang tidak memiliki hubungan afiliasi. Pengalihan tersebut merujuk pada Perjanjian Jual Beli Bisnis “SariWangi” tertanggal 6 Januari 2026.

Seluruh dokumen hukum dan kontraktual telah ditandatangani, serta pembayaran dari pembeli telah diterima penuh. Transaksi dinyatakan rampung.

Manajemen menegaskan langkah ini tidak menimbulkan dampak material terhadap operasional, aspek hukum, maupun kelangsungan usaha perseroan.

Mario menyebut pelepasan bisnis teh Sariwangi memberi ruang bagi perseroan untuk merealisasikan nilai investasi di segmen tersebut dan mengembalikannya kepada pemegang saham dalam jangka pendek. Fokus selanjutnya diarahkan pada penguatan bisnis inti yang tersisa guna mendorong penciptaan nilai jangka panjang.

Perjanjian pengalihan “Sariwangi” antara PT Unilever Indonesia Tbk dan PT Savoria Kreasi Rasa telah ditandatangani pada 6 Januari 2026 dengan nilai transaksi Rp1,5 triliun.

Nilai tersebut setara 45 persen dari ekuitas perseroan berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2025. Setelah transaksi ini, Unilever menegaskan kembali fokus pada portofolio bisnis inti yang tersisa.

Iklan