Saham

SURGE (WIFI) Gandeng ASR, Internet Rakyat Berbasis 5G FWA Siap Diluncurkan di Indonesia

PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) bersama ASR Microelectronics mempercepat implementasi jaringan 5G Fixed Wireless Access (FWA) di Indonesia melalui proyek IRA – Internet Rakyat. Infrastruktur ini memanfaatkan spektrum 1,4 GHz dan perangkat CPE berbasis chipset ASR1901 untuk memperluas akses fixed broadband nasional.

6 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
SURGE WIFI Internet Rakyat jaringan 5G FWA Indonesia

WIFI Surge Catat Laba Rp632,9 Miliar di 2025 – Naik 176 Persen (Foto:WIFI)

Emitenhub.com - Produksi massal perangkat 5G CPE berbasis platform 5G NR ASR1901 mulai dijalankan untuk mendukung jaringan Fixed Wireless Access (FWA) yang dikembangkan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau SURGE. Perangkat tersebut akan digunakan pada jaringan 5G FWA yang tengah dibangun perusahaan sebagai bagian dari penguatan infrastruktur konektivitas digital di Indonesia.

ASR Microelectronics menyampaikan bahwa berbagai produk 5G CPE yang menggunakan platform ASR1901 kini telah memasuki tahap produksi skala besar. Implementasi teknologi ini diarahkan untuk memperkuat layanan akses internet berbasis jaringan tetap melalui jaringan nirkabel generasi kelima.

Pemanfaatan jaringan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan akses fixed broadband bagi rumah tangga serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya mempercepat pembangunan infrastruktur fixed broadband sekaligus mendorong percepatan transformasi digital di Indonesia.

Seiring proses implementasi yang terus berjalan, sejumlah perangkat CPE berbasis ASR1901 turut ditampilkan dalam ajang Mobile World Congress (MWC) Barcelona 2026. Pameran ini dikenal sebagai salah satu forum industri komunikasi seluler terbesar di dunia.

Perwakilan SURGE dan ASR Microelectronics juga memaparkan perkembangan kolaborasi pengembangan jaringan 5G FWA di Indonesia pada booth ASR selama pameran berlangsung. Diskusi turut mencakup rencana ekspansi jaringan serta pengembangan ekosistem, yang menegaskan komitmen kedua pihak dalam mempercepat pembangunan infrastruktur digital di kawasan.

SURGE melalui anak usahanya, PT Telemedia Komunikasi Pratama, telah mengantongi spektrum frekuensi 1,4 GHz untuk Region 1 yang mencakup Jawa, Maluku, dan Papua setelah memperoleh persetujuan regulator di Indonesia. Kepemilikan spektrum ini menjadi pijakan penting bagi perusahaan dalam memperluas layanan fixed broadband yang lebih merata di berbagai wilayah.

Spektrum 1,4 GHz tersebut digunakan untuk pengembangan layanan 5G Fixed Wireless Access (FWA) berbasis ekosistem jaringan n50 yang dibangun bersama ASR Microelectronics. Kerja sama ini telah berjalan sekitar satu setengah tahun dan difokuskan pada pengembangan konektivitas 5G berperforma tinggi yang dapat diterapkan langsung pada layanan broadband tetap.

Kemitraan jangka panjang itu diarahkan untuk menghadirkan akses internet tetap yang lebih terjangkau, berkecepatan tinggi, serta mudah diperluas ke berbagai wilayah. Akses digital yang lebih luas menjadi salah satu target utama pengembangan jaringan tersebut.

ASR sendiri menghadirkan ekosistem 5G yang telah teruji secara komersial melalui perangkat 5G CPE berbasis platform ASR1901. Produk tersebut telah digunakan oleh sejumlah penyedia solusi dan mitra merek global, termasuk Quectel, SIMCom, Wewins, dan Notion.

Berbagai mitra ASR turut menghadirkan beragam produk terminal melalui jaringan OEM dan ODM yang luas. Ragam perangkat tersebut mencakup berbagai bentuk serta skenario penggunaan, yang secara kolektif membentuk ekosistem 5G FWA terbuka, beragam, dan siap untuk adopsi skala besar.

Platform ASR1901 juga mulai digunakan secara komersial di pasar domestik dengan peluncuran bertahap sejumlah perangkat terminal terkait. Implementasi ini menegaskan kematangan teknologi tersebut sekaligus menunjukkan kemampuan platform untuk direplikasi pada berbagai lingkungan jaringan serta kebutuhan penggunaan.

Kolaborasi SURGE dan ASR turut diwujudkan melalui proyek IRA – Internet Rakyat, sebuah inisiatif nasional yang menargetkan penyediaan akses internet terjangkau, andal, dan berkualitas bagi masyarakat di seluruh Indonesia. Respons pasar tercatat cukup tinggi. Lebih dari 1,1 juta pelanggan melakukan pra-registrasi sejak pendaftaran dibuka pada November 2025.

Peluncuran komersial IRA – Internet Rakyat dijadwalkan berlangsung pada kuartal I 2026. Program ini diposisikan sebagai salah satu pendorong utama agenda inklusi digital nasional.

Teknologi 5G Fixed Wireless Access (FWA) pada spektrum 1,4 GHz dimanfaatkan melalui perangkat Customer Premises Equipment (CPE). Pendekatan ini memungkinkan penyediaan akses internet bagi rumah tangga dan pelaku usaha tanpa memerlukan pembangunan jaringan serat optik secara luas.

Model konektivitas tersebut dinilai mampu mempercepat perluasan fixed broadband dengan biaya yang lebih efisien, khususnya di wilayah yang masih terbatas atau belum terlayani. Melalui IRA – Internet Rakyat, SURGE dan ASR menargetkan peningkatan penetrasi internet tetap sekaligus memperkecil kesenjangan digital bagi pelajar, pelaku UMKM, dan komunitas lokal.

Ketersediaan konektivitas yang lebih baik membuka akses bagi pembelajaran daring serta pendidikan jarak jauh. Akses internet yang lebih luas juga memungkinkan UMKM dan pedagang lokal memperluas kehadiran digital dan menjangkau pasar yang lebih besar.

Pelaku usaha, layanan pemerintah, hingga komunitas lokal juga dapat memanfaatkan perangkat digital untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Inisiatif ini diarahkan untuk memperluas inklusi digital sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi serta pemerataan akses terhadap peluang berbasis teknologi.

“Kami ingin menghadirkan 5G berperforma tinggi ke rumah-rumah, bisnis, dan komunitas nyata. Kemitraan kami dengan ASR menunjukkan bahwa teknologi 5G FWA bukan sekadar konsep, tetapi mampu bergerak melampaui teori dan benar-benar mempercepat inklusi digital dengan membuka peluang baru. Implementasi ini memungkinkan pelajar belajar tanpa hambatan, memberdayakan usaha kecil untuk menjangkau pasar di luar lingkungannya, serta memungkinkan komunitas berpartisipasi penuh dalam ekonomi digital melalui konektivitas yang terjangkau dan andal. Bersama ASR dan mitra ekosistem kami, kami mengubah konektivitas menjadi dampak nyata bagi kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia,” ujar Shannedy Ong, Direktur PT Solusi Sinergi Digital Tbk dan Direktur Utama PT Telemedia Komunikasi Pratama.

ASR1901 merupakan platform 5G NR yang dikembangkan untuk mendukung layanan enhanced Mobile Broadband (eMBB) serta aplikasi Industrial IoT. Teknologi ini telah memenuhi standar 3GPP Release 16 dan mendukung arsitektur jaringan Standalone (SA) maupun Non-Standalone (NSA).

Dari sisi arsitektur dan performa, platform tersebut dirancang untuk kebutuhan implementasi 5G Fixed Wireless Access berbasis jaringan SA. Pendekatan ini memungkinkan penyediaan layanan fixed broadband yang stabil dengan efisiensi biaya operasional yang lebih baik.

Kolaborasi SURGE dan ASR turut menghasilkan implementasi komersial pertama jaringan 5G Standalone Fixed Wireless Access (FWA) di Indonesia yang beroperasi pada pita frekuensi 1,4 GHz (n50). Implementasi ini menempatkan platform ASR1901 sebagai fondasi chipset utama bagi pengembangan jaringan 5G FWA di pasar domestik.

Pencapaian tersebut menjadi langkah penting dalam memperluas pemanfaatan teknologi 5G FWA di Indonesia. Platform ASR1901 mendukung pengembangan jaringan dengan skala yang lebih besar sekaligus membuka peluang pemanfaatan teknologi tersebut pada berbagai aplikasi di lapangan.

Dalam jaringan 5G FWA yang dikembangkan SURGE, platform ASR1901 memungkinkan penerapan perangkat Customer Premises Equipment (CPE) secara luas. Infrastruktur ini menghadirkan layanan fixed broadband yang cepat, stabil, dan lebih efisien bagi rumah tangga serta pelaku usaha kecil dan menengah.

Optimalisasi pada tingkat sistem dirancang khusus untuk kebutuhan jaringan FWA. Pendekatan tersebut menjaga konsistensi pengalaman pengguna sekaligus mendukung perluasan jaringan secara lebih mudah, terutama di wilayah yang sulit atau mahal dijangkau oleh jaringan serat optik.

Arsitektur 5G Standalone menjadi dasar pengembangan solusi ini. Struktur tersebut memberikan fondasi teknis bagi pengembangan layanan fixed broadband jangka panjang.

Pendekatan ini memungkinkan SURGE memperluas cakupan jaringan sekaligus meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman pengguna. Permintaan terhadap layanan fixed broadband di Indonesia terus meningkat.

Feng Zilong, Vice President ASR, menyampaikan bahwa nilai utama teknologi komunikasi canggih terletak pada penerapannya secara luas untuk menjawab kebutuhan nyata di lapangan. “Implementasi komersial 5G SA FWA di Indonesia menunjukkan nilai praktis 5G dalam skenario fixed broadband. Berangkat dari pencapaian ini, ASR akan terus mengembangkan platform 5G generasi berikutnya untuk meningkatkan performa, efisiensi, dan pengalaman pengguna. Ke depan, ASR akan mempertahankan kemitraan jangka panjang dengan SURGE dengan memanfaatkan kapabilitas chipset 5G yang terus berkembang, guna mendukung implementasi dan peningkatan jaringan 5G FWA secara berkelanjutan, serta berkontribusi pada pembangunan konektivitas fixed broadband yang berkelanjutan di Indonesia,” ujarnya.

Keselarasan antara pengembangan jaringan dan inovasi platform menjadi dasar kolaborasi lanjutan kedua pihak. Dukungan teknis dari ASR mencakup penyediaan platform chipset 5G, kapasitas produksi, serta pengalaman dalam membangun kolaborasi ekosistem teknologi.

Kemitraan tersebut diarahkan untuk memperkuat fondasi akses fixed broadband yang tangguh dan mudah diperluas. Infrastruktur konektivitas yang berkembang ini menjadi bagian dari upaya mendukung kemajuan digital di sektor pendidikan, layanan publik, perdagangan, hingga komunitas lokal.

Iklan