Saham

BUVA Kuasai 99% Saham CGU Setelah Akuisisi Rp2,25 Miliar

PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) meningkatkan kepemilikan saham di PT Culina Global Utama (CGU) melalui transaksi pembelian saham dari PT Global Nuansa Abadi senilai Rp2,25 miliar. Setelah transaksi pada 2 Maret 2026 tersebut, kepemilikan BUVA di CGU melonjak menjadi sekitar 99 persen.

2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
BUVA meningkatkan kepemilikan saham CGU hingga 99 persen

Kinerja keuangan Bukit Uluwatu Villa BUVA 2025 laba bersih naik tajam (Foto:BUVA)

Emitenhub.com - PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menambah kepemilikan saham pada entitas anaknya, PT Culina Global Utama (CGU). Transaksi peningkatan modal disetor tersebut dilakukan pada 2 Maret 2026.

Penambahan kepemilikan dilakukan melalui mekanisme jual beli saham. Dalam transaksi ini, BUVA mengambil alih 6.839 saham CGU dari PT Global Nuansa Abadi (GNA) dengan nilai sekitar Rp2,25 miliar.

Selain BUVA, entitas anak perseroan yakni PT Bukit Bali Permai (BBP) juga membeli saham CGU milik GNA. BBP tercatat menyerap 140 saham dengan nilai transaksi sekitar Rp46,22 juta.

BBP sendiri merupakan entitas anak yang hampir seluruh sahamnya dimiliki oleh BUVA. Kepemilikan BUVA di perusahaan tersebut tercatat mencapai sekitar 99,99 persen.

Sebelum transaksi berlangsung, struktur pemegang saham PT Culina Global Utama (CGU) hanya terdiri dari dua pihak. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) memegang 7.046 saham atau setara 50,24 persen, sedangkan PT Global Nuansa Abadi (GNA) menguasai 6.979 saham atau sekitar 49,76 persen.

Setelah aksi pembelian saham tersebut, komposisi kepemilikan CGU berubah signifikan. Porsi BUVA meningkat menjadi sekitar 99 persen dengan total kepemilikan mencapai 13.885 lembar saham.

Sementara itu, PT Bukit Bali Permai (BBP) tercatat memegang 1 persen saham CGU atau setara 140 lembar. Struktur baru ini menjadikan CGU hampir sepenuhnya berada di bawah kendali grup BUVA.

Informasi terkait transaksi ini telah disampaikan perseroan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 4 Maret 2026. Laporan tersebut ditandatangani oleh Direktur BUVA, Cindy Budijono.

Cindy menegaskan bahwa transaksi afiliasi tersebut tidak menimbulkan dampak material bagi perseroan. “Kejadian atau informasi dimaksud tidak memiliki dampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, maupun kelangsungan usaha Emiten,” ujarnya dalam keterbukaan informasi yang dikutip Kamis (5/3/2026).

Iklan