Saham

Laba Temas (TMAS) Turun 25% di 2025, Beban Jasa dan Kurs Tekan Kinerja

PT Temas Tbk (TMAS) mencatat laba bersih Rp499,23 miliar pada 2025 atau turun sekitar 25,85% dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan laba terjadi di tengah kenaikan beban jasa, rugi kurs, serta turunnya laba dari pelepasan aset tetap.

2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
Kinerja keuangan Temas TMAS 2025 dengan penurunan laba bersih

Kinerja keuangan Temas TMAS 2025 dengan penurunan laba bersih (Foto:TMAS)

Emitenhub.com - PT Temas Tbk (TMAS) membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp499,23 miliar atau Rp9 per saham pada 2025. Nilai ini turun 25,85% dibandingkan laba Rp673,36 miliar atau Rp12 per saham pada tahun 2024.

Berdasarkan laporan keuangan Desember 2025, penurunan laba tersebut antara lain dipengaruhi turunnya laba dari pelepasan aset tetap dan terminasi sewa. Pos ini tercatat sebesar Rp70,78 miliar pada 2025, merosot 68,82% dibandingkan Rp227,06 miliar pada tahun sebelumnya.

Tekanan laba juga dipicu kenaikan beban jasa. Beban tersebut meningkat 3,09% menjadi Rp3,55 triliun pada 2025 dari Rp3,44 triliun pada 2024.

Selain itu, perseroan mencatat rugi selisih kurs sebesar Rp1,55 miliar pada 2025, berbalik dari laba kurs Rp14,4 miliar pada tahun sebelumnya. Beban keuangan juga naik menjadi Rp87,27 miliar dari Rp84,95 miliar.

Akumulasi kenaikan berbagai beban tersebut menekan kinerja laba perseroan. Laba sebelum pajak emiten jasa transportasi laut itu tercatat sebesar Rp649,19 miliar pada 2025, turun 24,68% dibandingkan Rp862 miliar pada tahun 2024.

Di sisi lain, pendapatan TMAS relatif stabil. Sepanjang 2025, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp2,34 triliun atau naik tipis 0,09% dibandingkan Rp2,34 triliun pada tahun 2024. Kontributor terbesar pendapatan berasal dari jasa pelayaran kepada pihak ketiga yang mencapai Rp4,17 triliun.

Dari sisi neraca, total liabilitas TMAS per Desember 2025 tercatat sebesar Rp2,13 triliun. Nilai ini meningkat 37,99% dibandingkan Rp1,54 triliun pada Desember 2024. Liabilitas tersebut terdiri dari liabilitas jangka pendek sebesar Rp757,90 miliar dan liabilitas jangka panjang Rp1,38 triliun.

Sementara itu, total ekuitas perseroan tercatat sebesar Rp3,15 triliun per Desember 2025.

Iklan