Laba STAA Melonjak 25% Jadi Rp1,6 Triliun, Pendapatan Tembus Rp9,66 Triliun
PT Sumber Tani Agung Resources Tbk (STAA) mencatat laba bersih Rp1,6 triliun pada 2025, naik 25% dibanding tahun sebelumnya. Kinerja ini ditopang lonjakan pendapatan yang menembus Rp9,66 triliun.
Kinerja keuangan Sumber Tani Agung STAA 2025 laba bersih Rp1,6 triliun (Foto:STAA)
Emitenhub.com - PT Sumber Tani Agung Resources Tbk (STAA) mencatat laba bersih Rp1,6 triliun hingga 31 Desember 2025. Angka ini tumbuh 25% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,28 triliun. Laba per saham dasar meningkat menjadi Rp147 dari sebelumnya Rp118.
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan mencapai Rp9,66 triliun. Nilai tersebut melonjak 50,23% dibandingkan periode sama 2024 yang sebesar Rp6,43 triliun. Beban pokok penjualan tercatat Rp6,5 triliun, meningkat dari Rp4,25 triliun. Laba kotor terkumpul Rp3,16 triliun, naik dari Rp2,18 triliun.
Rugi akibat perubahan kuantitas dan nilai wajar aset biologis tercatat Rp15,94 miliar, berbalik dari laba Rp103,6 miliar pada periode sebelumnya. Beban penjualan dan pemasaran naik menjadi Rp682,2 miliar dari Rp266,8 miliar, sementara beban umum dan administrasi meningkat menjadi Rp215,37 miliar dari Rp197,39 miliar.
Pendapatan operasi lainnya tercatat Rp134,05 miliar, meningkat dari Rp93,39 miliar. Beban operasi lainnya sebesar Rp17,82 miliar, turun dari Rp48,71 miliar. Laba usaha mencapai Rp2,36 triliun, naik dari Rp1,86 triliun. Biaya keuangan tercatat Rp98,48 miliar, meningkat dari Rp89,21 miliar.
Pendapatan keuangan sebesar Rp56,54 miliar, naik dari Rp45,53 miliar. Laba tahun berjalan mencapai Rp1,82 triliun, meningkat dari Rp1,45 triliun. Total ekuitas tercatat Rp7 triliun, naik dari Rp5,89 triliun. Liabilitas berjumlah Rp2,56 triliun, meningkat dari Rp2,18 triliun pada akhir 2024. Total aset mencapai Rp9,56 triliun, bertambah dari Rp8,08 triliun pada akhir tahun sebelumnya.


