Laba BWPT Naik 39% pada 2025, Penjualan Tembus Rp5,76 Triliun
PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) mencatat laba bersih Rp361,72 miliar pada 2025, naik 39 persen dibandingkan tahun sebelumnya Rp260,21 miliar. Kinerja ini didorong peningkatan penjualan menjadi Rp5,76 triliun serta pertumbuhan laba usaha hingga Rp1,189 triliun.
Kinerja keuangan BWPT tahun 2025 (Foto:BWPT)
Emitenhub.com - PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) mencatat peningkatan kinerja sepanjang 2025 dengan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp361,72 miliar atau Rp11,62 per saham. Angka tersebut tumbuh sekitar 39 persen dibandingkan capaian 2024 yang tercatat Rp260,21 miliar atau Rp8,36 per saham.
Dalam laporan keuangan per Desember 2025 yang dikutip Kamis (5/3/2026), penjualan usaha perseroan tercatat Rp5,76 triliun. Nilai ini meningkat 33,95 persen dibandingkan pendapatan 2024 sebesar Rp4,30 triliun.
Beban pokok penjualan pada periode yang sama juga mengalami kenaikan menjadi Rp4,17 triliun dari sebelumnya Rp3,05 triliun atau naik 36,72 persen. Meski demikian, laba kotor BWPT tetap meningkat sekitar 27,2 persen menjadi Rp1,59 triliun dari Rp1,25 triliun pada 2024.
Total beban usaha BWPT tercatat meningkat 22,27 persen dari Rp327,92 miliar menjadi Rp400,96 miliar. Meski demikian, perseroan tetap mencatat laba usaha Rp1,189 triliun pada 2025, tumbuh 28,3 persen dibandingkan Rp926,51 miliar pada 2024. Laba sebelum pajak juga melonjak 66,45 persen dari Rp466,11 miliar menjadi Rp775,84 miliar.
Dari sisi neraca, total aset BWPT per 31 Desember 2025 tercatat Rp10,17 triliun, meningkat 3,88 persen dibandingkan Rp9,79 triliun pada akhir 2024. Total liabilitas relatif stabil di level Rp7,35 triliun dari sebelumnya Rp7,34 triliun. Sementara itu, total ekuitas perseroan naik 15,10 persen menjadi Rp2,82 triliun dari Rp2,45 triliun pada akhir tahun sebelumnya.


