MEDC Kantongi Pinjaman US$100 Juta dari HSBC, Tenor 5 Tahun
PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) memperoleh fasilitas pinjaman senilai US$100 juta dari HSBC cabang Singapura dengan tenor lima tahun. Pendanaan ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menjaga fleksibilitas likuiditas serta memperkuat struktur pembiayaan jangka menengah.
MEDC terbitkan surat utang New Notes USD200 juta tap issuance senior notes 2030 (Freepik)
Emitenhub.com - PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) memperoleh tambahan pendanaan melalui fasilitas pinjaman senilai USD100 juta dari The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited (HSBC) cabang Singapura. Perjanjian kredit tersebut ditandatangani pada 10 Maret 2026.
Dalam keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Rabu (11 Maret 2026), manajemen MEDC menyampaikan fasilitas pinjaman tersebut akan digunakan untuk kebutuhan umum perusahaan atau general corporate purposes.
Fasilitas pembiayaan ini dapat dimanfaatkan baik oleh perseroan maupun entitas anak yang dikendalikan, yakni Medco Energi Global Pte Ltd.
Dokumen perjanjian yang ditandatangani Corporate Secretary MEDC Siendy K. Wisandana menyebut nilai pokok pinjaman mencapai USD100 juta dengan tenor pembiayaan selama 60 bulan sejak tanggal penandatanganan.
Dalam perjanjian tersebut, MEDC bertindak sebagai penerima pinjaman sekaligus pemberi jaminan atas fasilitas kredit yang disediakan oleh HSBC cabang Singapura.
Perseroan menjelaskan pemberian jaminan tersebut termasuk dalam kategori transaksi afiliasi sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 42 mengenai transaksi afiliasi dan benturan kepentingan.
Namun, karena jaminan diberikan kepada lembaga perbankan sebagai kreditur atas fasilitas yang diterima oleh perseroan dan entitas anak dalam pengendalian yang sama, perusahaan hanya berkewajiban melaporkan transaksi tersebut kepada OJK tanpa memerlukan persetujuan pemegang saham.
Manajemen MEDC menyampaikan keterbukaan informasi ini dilakukan sebagai bagian dari pemenuhan kewajiban pelaporan sesuai POJK Nomor 45 mengenai pengembangan dan penguatan emiten serta perusahaan publik, serta POJK Nomor 42 terkait transaksi afiliasi dan benturan kepentingan.
Perseroan juga menegaskan bahwa penyampaian keterbukaan informasi tersebut tidak memberikan dampak khusus terhadap kegiatan operasional, kondisi hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan.
Fasilitas kredit dengan tenor lima tahun tersebut mencerminkan langkah perusahaan dalam menjaga fleksibilitas struktur pembiayaan. Pinjaman jangka menengah umumnya dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan modal kerja, pengelolaan kas, serta optimalisasi struktur pendanaan perusahaan.
Dalam beberapa tahun terakhir, MEDC juga aktif mengelola profil utangnya melalui sejumlah langkah korporasi. Salah satunya melalui aksi tender offer atau pembelian kembali surat utang yang memiliki jatuh tempo pada 2026 dan 2027.
Langkah tersebut ditempuh untuk memperpanjang profil jatuh tempo utang sekaligus memperkuat struktur permodalan perusahaan. Strategi ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan struktur pendanaan jangka menengah.
Pengelolaan struktur utang tersebut tercermin pada peringkat kredit MEDC yang relatif stabil di pasar internasional. Saat ini perusahaan memiliki peringkat kredit B1 dengan outlook positif dari Moody’s serta peringkat BB- dengan outlook stabil dari S&P Global Ratings dan Fitch Ratings.
Peningkatan peringkat kredit MEDC sebelumnya turut ditopang oleh perbaikan kinerja keuangan serta pendekatan manajemen yang lebih proaktif dalam mengelola struktur utang dalam beberapa tahun terakhir.
Peringkat tersebut menunjukkan perusahaan memiliki kemampuan yang cukup kuat dalam memenuhi kewajiban finansialnya. Meski demikian, posisi tersebut masih berada dalam kategori non-investment grade di pasar obligasi global.
Bagi perusahaan energi dengan karakter bisnis padat modal seperti MEDC, akses terhadap fasilitas pembiayaan dari lembaga perbankan internasional menjadi salah satu penopang fleksibilitas pendanaan.
Hubungan pembiayaan dengan bank global seperti HSBC juga mencerminkan tingkat kepercayaan kreditur terhadap profil bisnis dan struktur keuangan perusahaan.
Dengan demikian, fasilitas kredit senilai USD100 juta dari HSBC ini menjadi bagian dari strategi pengelolaan likuiditas MEDC untuk mendukung aktivitas korporasi serta memperkuat struktur pendanaan jangka menengah.


