Saham

Elnusa (ELSA) Siapkan Strategi Adaptif, Bidik Peluang Pertumbuhan Industri Energi

PT Elnusa Tbk (ELSA) menyiapkan strategi bisnis adaptif untuk menangkap peluang pertumbuhan industri energi nasional. Perseroan memperkuat teknologi layanan migas, logistik energi, serta memperluas diversifikasi bisnis dan ekspansi pasar internasional.

2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
Ilustrasi layanan teknologi migas dan logistik energi PT Elnusa Tbk (ELSA)

Ilustrasi layanan teknologi migas dan logistik energi PT Elnusa Tbk (ELSA) (Foto:ELSA)

Emitenhub.com - PT Elnusa Tbk (ELSA) menyiapkan strategi bisnis adaptif untuk menangkap peluang pertumbuhan industri energi nasional. Arah strategi ini difokuskan pada penguatan layanan teknologi serta integrasi jasa penunjang migas guna mendukung peningkatan produksi energi.

Direktur Pengembangan Usaha Elnusa, Arief Prasetyo Handoyo, menyampaikan perusahaan mengarahkan langkah bisnis pada berbagai program yang menopang optimalisasi produksi migas nasional.

Arief mengatakan kapabilitas teknologi dan integrasi layanan menjadi basis solusi yang ditawarkan Elnusa kepada industri energi. Solusi tersebut ditujukan untuk meningkatkan efisiensi sekaligus menjawab tantangan operasional sektor migas.

Strategi tersebut dijalankan melalui empat pilar utama peningkatan produksi migas. Pilar tersebut mencakup routine work program, acceleration from reserve to production, enhanced oil recovery (EOR), serta kegiatan exploration.

Dalam implementasinya, Elnusa mengembangkan berbagai solusi teknologi yang diarahkan untuk meningkatkan efisiensi operasi hulu migas. Teknologi tersebut mencakup Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) serta Vibroseis EOR yang digunakan untuk mendorong peningkatan produktivitas pada lapangan migas yang telah beroperasi.

Perusahaan juga mengoptimalkan layanan workover dan well intervention. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keberlanjutan produksi pada lapangan migas yang telah memasuki tahap produksi matang.

Di sektor logistik energi, Elnusa mencatat peningkatan volume distribusi bahan bakar minyak. Pertumbuhannya melampaui 22 persen secara tahunan. Peningkatan tersebut didorong oleh optimalisasi layanan transportasi energi yang dijalankan perusahaan.

Elnusa juga memperluas diversifikasi bisnis melalui penyediaan layanan survei seismik di sektor non-migas. Layanan tersebut dimanfaatkan dalam sejumlah proyek eksplorasi batubara.

Di sisi lain, perseroan mulai memperluas jangkauan pasar internasional melalui pengiriman Oil Country Tubular Goods (OCTG). Pengiriman tersebut mencakup proyek energi di sejumlah negara, termasuk Aljazair.

Berbagai inisiatif tersebut menjadi bagian dari langkah perusahaan untuk memperkuat posisi sebagai penyedia jasa penunjang energi terintegrasi di Indonesia.

Arief menegaskan perseroan akan terus mendorong inovasi teknologi serta diversifikasi layanan. Upaya ini diarahkan untuk mendukung pertumbuhan industri energi sekaligus meningkatkan nilai jangka panjang perusahaan.

Iklan