Saham

ELPI Raih Pinjaman Rp633,4 Miliar! Biayai Beli Kapal MPSV Rp790 M via Pihak Ketiga, Bunga 9%

PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) memperoleh fasilitas pinjaman Rp633,4 miliar melalui anak usaha PT ELPI Trans Cargo (ETC). Dana tersebut digunakan untuk membiayai pembelian kapal multi-purpose support vessel (MPSV) senilai USD46,5 juta atau Rp790,5 miliar. Pinjaman berbunga 9% per tahun dengan tenor maksimal 9 bulan atau hingga refinancing.

2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
ELPI pinjaman Rp633,4 miliar beli kapal MPSV multi purpose support vessel ETC

ELPI pinjaman Rp633,4 miliar beli kapal MPSV multi purpose support vessel ETC (Foto:ELPI)

Emitenhub.com - PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) memperoleh fasilitas pinjaman senilai Rp633,4 miliar melalui anak usahanya PT ELPI Trans Cargo (ETC). Langkah ini memperkuat kemampuan perseroan dalam memperluas armada kapal.

Fasilitas tersebut akan digunakan untuk membiayai pembelian kapal jenis multi-purpose support vessel (MPSV). Pinjaman dikenakan bunga 9 persen per tahun dengan tenor maksimal sembilan bulan atau hingga dilakukan refinancing, mana yang lebih dahulu tercapai.

Manajemen PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) menyebut fasilitas pinjaman ini sebagai solusi jangka pendek. Tujuannya memenuhi kewajiban pembayaran kapal yang jatuh tempo pada 7 April 2026. Proses pengajuan fasilitas perbankan belum dapat direalisasikan sesuai waktu yang dibutuhkan.

Sebelumnya, PT ELPI Trans Cargo (ETC) memenangkan lelang kapal multi-purpose support vessel melalui Shipbid (Singapore) Shipping Exchange Pte Ltd. Nilai transaksinya mencapai USD46,5 juta atau setara Rp790,5 miliar.

Transaksi pembelian kapal tersebut dilakukan melalui skema pembiayaan dari pihak ketiga. Bukan melalui perbankan maupun institusi keuangan formal.

Penambahan armada ini akan memperkuat kapasitas operasional perseroan. Langkah tersebut juga membuka peluang peningkatan pendapatan melalui penempatan kapal pada proyek-proyek offshore dengan nilai tambah tinggi.

Transaksi pembelian kapal tersebut dilakukan melalui skema pembiayaan dari pihak ketiga. Bukan melalui perbankan maupun institusi keuangan formal.

Penambahan armada ini diyakini akan memperkuat kapasitas operasional perseroan. Langkah tersebut sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan melalui penempatan kapal pada proyek-proyek offshore bernilai tambah tinggi.

Selain itu, fasilitas pinjaman ini memberikan dukungan terhadap kelangsungan usaha (going concern) PT ELPI Trans Cargo (ETC). Khususnya dalam pengembangan bisnis di sektor jasa offshore.

Perseroan mengakui bahwa penggunaan pembiayaan eksternal akan meningkatkan liabilitas. Namun peningkatan tersebut dapat diimbangi oleh potensi pendapatan dari optimalisasi operasional kapal, sehingga kinerja keuangan tetap terjaga secara berkelanjutan.

Iklan