BEI Suspensi Saham WBSA – Harga Melejit 24,55% dalam Sehari & Capai Rp685!
BEI menghentikan sementara perdagangan saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) mulai sesi I Senin (20/4/2026). Keputusan ini diambil setelah harga saham WBSA melonjak drastis, naik 24,55% hanya dalam sehari ke level Rp685. Suspensi bertujuan memberikan waktu cooling down dan melindungi investor agar mempertimbangkan keputusan berdasarkan informasi resmi.
BEI Suspensi Saham WBSA Setelah Harga Melonjak Tajam ke Rp685
Emitenhub.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA). Suspensi ini berlaku mulai sesi I Senin (20/4/2026).
Keputusan bursa langsung merespons lonjakan harga kumulatif yang sangat tajam pada saham emiten logistik tersebut dalam beberapa waktu terakhir.
Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI Pande Made Kusuma Ari A. menyampaikan informasi tersebut melalui keterbukaan informasi. Suspensi diterapkan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.
“Bursa memandang perlu melakukan penghentian sementara perdagangan saham WBSA sebagai bentuk perlindungan bagi investor,” ujar Pande dalam laporannya, Senin (20/4/2026).
Langkah cooling down ini memberi waktu bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan keputusan investasi secara matang. Investor diharapkan mengandalkan informasi resmi yang tersedia dari perseroan.
Saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) mencatat lonjakan harga yang sangat tajam dalam waktu singkat. Pada penutupan perdagangan Jumat (17/4/2026), saham WBSA ditutup di level Rp685 per lembar.
Harga tersebut melonjak Rp135 atau naik 24,55 persen dibandingkan penutupan sehari sebelumnya di Rp550. Kenaikan ini menjadi salah satu yang paling mencolok sepanjang tahun berjalan.
Saham WBSA sempat menyentuh harga terendah Rp226 per lembar pada 10 April 2026. Hanya dalam hitungan hari, harga meroket hingga level tertinggi Rp685. Kapitalisasi pasar perseroan saat ini mencapai Rp5,94 triliun.
“Penghentian sementara ini bertujuan memberikan waktu memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang setiap pengambilan keputusan investasinya,” ujar Pande.
BEI menghimbau para pihak berkepentingan untuk selalu memantau keterbukaan informasi resmi perseroan. Setiap perkembangan terbaru akan disampaikan langsung melalui kanal resmi bursa.


