Saham

COCO Rights Issue Raksasa 10,67 Miliar Saham – Siap Akuisisi Perusahaan Snacks!

PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) akan melaksanakan PMHMETD III dengan menerbitkan maksimal 10.678.367.772 saham baru atau setara 75% dari modal setelah rights issue. Perseroan juga menerbitkan 1,18 miliar Waran Seri I. Dana hasil aksi (98,7%) akan digunakan untuk mengakuisisi perusahaan di bidang produksi dan distribusi confectionery serta makanan ringan (snacks), sisanya untuk modal kerja. Rights issue ini telah disetujui RUPSLB dan dijadwalkan Juli 2026.

2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
COCO Rights Issue 10,67 Miliar Saham Baru untuk Akuisisi Perusahaan Snacks dan Confectionery

COCO Rights Issue 10,67 Miliar Saham Baru untuk Akuisisi Perusahaan Snacks dan Confectionery (Foto:COCO)

Emitenhub.com - PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) berencana menggelar aksi korporasi besar melalui Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) III atau rights issue.

Perseroan akan menerbitkan maksimal 10.678.367.772 saham baru. Jumlah tersebut setara dengan 75 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah rights issue. Saham baru ini memiliki nilai nominal Rp100 per lembar.

Setiap pemegang satu saham lama yang tercatat per 8 Juli 2026 berhak memperoleh 3 HMETD. Setiap satu HMETD memberikan hak untuk membeli satu saham baru. Harga pelaksanaan rights issue akan ditentukan kemudian oleh manajemen.

Bersamaan dengan rights issue, COCO juga menerbitkan 1.186.485.308 Waran Seri I. Pemegang sembilan saham baru hasil rights issue berhak mendapatkan satu Waran Seri I secara gratis. Satu waran memberikan hak untuk membeli satu saham tambahan di masa mendatang.

Aksi rights issue ini akan berdampak pada struktur kepemilikan saham pemegang saham existing. Pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya akan mengalami dilusi kepemilikan hingga maksimal 76,92 persen setelah pelaksanaan rights issue dan penerbitan waran.

Manajemen COCO telah mengantongi persetujuan peningkatan modal dasar perseroan. Modal dasar naik dari Rp400 miliar menjadi Rp3 triliun setelah disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 17 April 2026.

Dana hasil rights issue akan digunakan untuk memperkuat bisnis perseroan. Sebagian besar dana segar tersebut direncanakan untuk mengakuisisi perusahaan lain guna memperluas jangkauan pasar di industri makanan.

“Sekitar 98,7 persen akan digunakan Perseroan untuk ekspansi dan investasi usaha, yaitu melalui rencana pengambilalihan perusahaan yang bergerak di bidang produksi dan distribusi confectionery dan makanan ringan (snacks),” tulis manajemen dalam prospektus ringkas, Rabu (22/4/2026).

Sugianto Soenario, Direktur Utama PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO), memimpin langsung rencana strategis rights issue ini. Selain dialokasikan untuk akuisisi perusahaan, sisa dana hasil PMHMETD III akan digunakan sebagai modal kerja operasional perseroan, termasuk pembelian bahan baku dan biaya pemasaran.

Menurut jadwal sementara, tanggal efektif prospektus diharapkan terbit pada 26 Juni 2026. Periode perdagangan dan pelaksanaan HMETD akan berlangsung dari 10 Juli 2026 hingga 17 Juli 2026.

Iklan