Saham

ENRG Catatkan Obligasi Rp500 Miliar, Dana Dipakai Bayar Utang Anak Usaha

PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) mencatatkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap III Tahun 2026 senilai Rp500 miliar di Bursa Efek Indonesia. Dana hasil obligasi akan digunakan untuk memberikan pinjaman kepada anak usaha, termasuk untuk pembayaran utang kepada Bank Mandiri dan modal kerja.

2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
ENRG mencatatkan obligasi Rp500 miliar untuk pembayaran utang anak usaha dan modal kerja

Aktivitas eksplorasi migas ENRG di Blok South CPP yang menyimpan potensi minyak 15,6 juta barel (Foto:ENRG)

Emitenhub.com - PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) mencatatkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap III Tahun 2026 senilai Rp500 miliar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 22 Mei 2026.

Mengutip pengumuman BEI pada Jumat, 22 Mei 2026, obligasi tersebut terdiri atas tiga seri. Seri A memiliki jumlah pokok Rp259,500 miliar dengan bunga tetap 7,50 persen per tahun dan tenor 370 hari.

Seri B memiliki nilai pokok Rp172,400 miliar dengan jangka waktu tiga tahun dan bunga tetap 8,75 persen per tahun. Seri C bernilai Rp68,100 miliar dengan tenor lima tahun dan bunga tetap 9,25 persen per tahun.

Manajemen ENRG menyampaikan sekitar 41,60 persen dana hasil penawaran umum obligasi akan digunakan untuk memberikan pinjaman kepada Energi Maju Abadi (EMA), anak usaha perseroan. Dana tersebut selanjutnya akan digunakan EMA untuk membayar seluruh pokok utang kepada Bank Mandiri.

Sekitar 19,25 persen dana hasil obligasi juga akan digunakan ENRG untuk memberikan pinjaman kepada anak usaha lain, yakni Imbang Tata Alam (ITA). Dana tersebut selanjutnya akan dipakai ITA untuk membayar sebagian pokok utang kepada Bank Mandiri.

Sisa dana obligasi akan digunakan perusahaan anak sebagai modal kerja. Penggunaan tersebut ditujukan untuk mendukung kegiatan usaha masing-masing entitas anak.

Dalam penawaran obligasi ini, ENRG menggandeng Mandiri Sekuritas, Sucor Sekuritas, Trimegah Sekuritas Indonesia, dan Korea Investment & Sekuritas Indonesia sebagai penjamin emisi obligasi.

Bank Rakyat Indonesia bertindak sebagai wali amanat dalam penerbitan Obligasi Berkelanjutan I Tahap III Tahun 2026 tersebut.

Iklan