Saham

IHSG Melonjak 1,4%, Saham Prajogo Cs Terbang hingga 25% di Awal Perdagangan

IHSG dibuka melesat lebih dari 1% dan kembali menembus level 6.200 pada perdagangan Selasa (2/6/2026). Reli indeks didorong lonjakan saham-saham grup Prajogo Pangestu seperti DSSA, CUAN, dan BREN yang melesat hingga 25%.

2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
Pergerakan IHSG menguat tajam didorong lonjakan saham DSSA, CUAN, dan BREN pada awal perdagangan

Pergerakan IHSG menguat tajam didorong lonjakan saham DSSA, CUAN, dan BREN pada awal perdagangan

Emitenhub.com - IHSG melanjutkan penguatan pada awal perdagangan Selasa (2/6/2026) dengan kembali menembus level psikologis 6.200. Hingga pukul 09.06 WIB, indeks tercatat berada di posisi 6.214,692 atau naik 87,311 poin setara 1,42% dibandingkan penutupan sebelumnya di level 6.127,381.

Penguatan indeks ditopang oleh kenaikan sejumlah saham berkapitalisasi besar. BBCA menguat 1,32% menjadi Rp5.775 per saham, BBRI naik 2,37% ke Rp3.020, BMRI bertambah 1,47% menjadi Rp4.140, sementara ANTM naik 1,38% ke level Rp2.940 per saham.

Saham-saham grup energi dan konglomerasi juga kembali mencuri perhatian. DSSA melesat 25% menjadi Rp615 per saham, CUAN naik 24,60% ke Rp785, BREN menguat 20,61% menjadi Rp3.980, AMMN naik 7,88% ke Rp3.560, dan TPIA bertambah 8,40% menjadi Rp1.935 per saham.

Selain itu, sejumlah saham komoditas turut bergerak positif. BUMI menguat 2,38% menjadi Rp172 per saham, MDKA naik 0,77% ke Rp2.610, TINS bertambah 2,80% menjadi Rp3.300, sementara DEWA melanjutkan penguatannya dengan kenaikan 4,79% ke level Rp350 per saham.

IHSG mempertahankan tren positif pada awal perdagangan Selasa (2/6/2026) dan berhasil bertahan di atas level 6.200. Penguatan indeks didukung oleh kenaikan saham perbankan, komoditas, hingga saham-saham grup Prajogo Pangestu.

Di tengah reli pasar, sejumlah saham justru bergerak melemah. TLKM turun 2,64% menjadi Rp2.950 per saham, UNVR terkoreksi 2,34% ke Rp1.670, ASII melemah 1,20% menjadi Rp4.940, UNTR turun 0,33% ke Rp22.850, HMSP turun 2,16% menjadi Rp680, dan GGRM terkoreksi 2,94% ke level Rp16.500 per saham.

Aktivitas perdagangan juga terpantau cukup ramai. Berdasarkan data RTI Business hingga pukul 09.14 WIB, volume transaksi mencapai 5,260 miliar saham dengan frekuensi perdagangan sebanyak 401.864 kali. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp4,525 triliun.

Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 348 saham menguat, 239 saham melemah, dan 145 saham bergerak stagnan.

Sementara itu, pergerakan bursa Asia berlangsung bervariasi. Indeks Nikkei 225 terkoreksi 1,84% dan Shanghai turun 0,37%. Sebaliknya, Hang Seng menguat 1,16% dan Straits Times naik 0,54%.

Iklan