Saham

Pemegang Saham DILD Jual 500 Juta Saham, Kantongi Rp61,5 Miliar di Tengah Laba Anjlok

CGS International Securities Singapore melepas 500 juta saham DILD senilai Rp61,5 miliar untuk merealisasikan keuntungan investasi. Penjualan dilakukan di tengah pelemahan kinerja Intiland Development yang mencatat penurunan laba hingga 45,68% pada kuartal I 2026.

2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
Aksi jual saham DILD oleh CGS International Securities di tengah penurunan laba Intiland Development

Aksi jual saham DILD oleh CGS International Securities di tengah penurunan laba Intiland Development (Foto:DILD)

Emitenhub.com - CGS International Securities Singapore Pte. Ltd. mengurangi kepemilikannya di PT Intiland Development Tbk (DILD) dengan melepas 500 juta saham atau setara 4,82% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan. Transaksi tersebut dilakukan pada 26 Mei 2026.

Berdasarkan laporan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (2/6/2026), saham DILD dijual pada harga Rp123 per lembar.

Dari aksi divestasi tersebut, CGS International Securities Singapore memperoleh dana sekitar Rp61,5 miliar.

Manajemen menjelaskan penjualan saham dilakukan sebagai bagian dari realisasi keuntungan investasi atas kepemilikan saham di emiten properti tersebut.

CGS International Securities Singapore Pte. Ltd. masih tercatat sebagai salah satu pemegang saham PT Intiland Development Tbk (DILD) meski telah melakukan divestasi sebesar 500 juta saham pada 26 Mei 2026.

Setelah transaksi tersebut, kepemilikan CGS International Securities Singapore turun menjadi 1.056.900.100 saham atau setara 10,20%. Sebelumnya, perusahaan tersebut menguasai 1.556.900.100 saham atau sekitar 15,02% dari total saham DILD.

Sementara itu, hingga pukul 09.20 WIB pada perdagangan Selasa (2/6/2026), saham DILD bergerak stagnan di level Rp120 per saham. Jika dibandingkan dengan posisi penutupan Rp130 per saham pada 28 April 2026, maka saham emiten properti tersebut telah terkoreksi sekitar 7,69% dalam satu bulan terakhir.

Dari sisi kinerja keuangan, DILD membukukan pendapatan bersih sebesar Rp619,78 miliar pada kuartal I 2026. Angka tersebut turun 3,27% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp640,76 miliar.

Penurunan yang lebih dalam terjadi pada laba bersih. Perseroan mencatat laba bersih sebesar Rp10,43 miliar pada kuartal I 2026, merosot 45,68% dibandingkan Rp30,25 miliar pada kuartal I 2025.

Dari sisi neraca, total aset DILD per Maret 2026 tercatat sebesar Rp12,93 triliun, turun 1,41% dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp13,11 triliun. Sementara itu, liabilitas Perseroan mencapai Rp6,16 triliun dan ekuitas sebesar Rp6,76 triliun.

Iklan