Saham

Saham ENRG Milik Siapa? Ini Pemilik dan Kinerja PT Energi Mega Persada

PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) merupakan emiten migas di bawah naungan Bakrie Group. Per 30 November 2025, saham ENRG dikendalikan PT Shima Global Kapital dan PT Bakrie Kalila Investment, dengan penerima manfaat akhir keluarga Bakrie.

3 menit membaca
T
Oleh Tim Redaksi EmitenHub
Struktur kepemilikan saham PT Energi Mega Persada Tbk ENRG

Struktur kepemilikan saham PT Energi Mega Persada Tbk ENRG (Foto:ENRG)

Emitenhub - PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) merupakan emiten energi yang berada di bawah naungan konglomerasi Bakrie Grup. Perseroan bergerak di bidang eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi.

Energi Mega Persada tercatat sebagai perusahaan terbuka di Bursa Efek Indonesia. Mengacu pada laman resmi perseroan per 23/12/2025, wilayah operasi ENRG mencakup Sumatera, Jawa, Sulawesi, serta aset di luar negeri, yakni Mozambik.

Sebagai perusahaan hulu migas, ENRG menjalankan kegiatan eksplorasi, pengembangan, serta produksi minyak mentah dan gas bumi. Melalui anak usahanya, perseroan mengelola sebanyak 13 wilayah kerja migas.

Wilayah operasi tersebut tersebar di Siak, Malacca Strait, Korinci Baru, Kampar, Bireun Sigli, Tonga, dan Gebang di Sumatera, serta Kangean di Jawa Timur dan Sengkang di Sulawesi Selatan. Di luar negeri, ENRG memiliki wilayah operasi di Buzi, Mozambik.

PT Energi Mega Persada Tbk didirikan pada 2001 dan pada tahun-tahun berikutnya melakukan sejumlah akuisisi perusahaan migas untuk memperluas bisnis di sektor produksi minyak dan gas. Hingga kini, perseroan memiliki sejumlah entitas anak yang menopang kegiatan usahanya.

Melalui entitas anak tersebut, ENRG memiliki dan mengelola berbagai wilayah kerja migas. Adapun terkait struktur kepemilikan, data Bursa Efek Indonesia mencatat komposisi pemegang saham PT Energi Mega Persada Tbk sebagai berikut.

Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek per 30 November 2025, pengendali saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) adalah PT Shima Global Kapital dan PT Bakrie Kalila Investment. Berikut daftar pemegang saham mayoritas ENRG sesuai data Bursa Efek Indonesia.

Trimegah Sekuritas memiliki 3,78 miliar saham atau setara 14,35 persen, diikuti PT Shima Global Kapital dengan kepemilikan 4,50 miliar saham atau 17,11 persen. Selanjutnya, PT CGS International menguasai 2 miliar saham atau 7,59 persen, PT Bakrie Kalila Investment sebanyak 639 juta saham atau 2,42 persen, serta PT Maybank Sekuritas dengan kepemilikan 1,73 miliar saham atau 6,60 persen.

Adapun kepemilikan saham oleh masyarakat (non-warkat) tercatat sebesar 13,67 miliar saham atau setara 51,91 persen. Sementara itu, penerima manfaat akhir (ultimate beneficial owner) ENRG adalah Indra Bakrie, Syailendra Bakrie, dan Adinda Bakrie.

PT Energi Mega Persada Tbk mencatatkan saham perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia pada 2004 dengan melepas 2,84 miliar saham pada harga penawaran Rp160 per saham. Dari aksi korporasi tersebut, perseroan berhasil menghimpun dana sebesar Rp455 miliar.

Pada perdagangan Selasa, 23 Desember 2025, saham ENRG ditutup di level Rp1.465 per saham, naik 1,03 persen dibandingkan harga pembukaan. Dalam sebulan terakhir, harga saham ENRG telah mencatatkan kenaikan sebesar 44,33 persen.

Saham ENRG juga masuk dalam jajaran saham dengan nilai transaksi terbesar pada hari tersebut. Nilai transaksi saham ENRG tercatat mencapai Rp131,02 miliar dengan volume perdagangan sebanyak 888.830 saham.

Demikian gambaran singkat mengenai saham ENRG dan struktur kepemilikannya.

Iklan