Saham

Saham BUMI Tertekan, Net Sell Tertinggi Capai Rp287,9 Miliar

Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) tertekan pada sesi I perdagangan Kamis dengan tekanan jual yang mendominasi transaksi. Net sell investor tercatat menjadi yang terbesar di pasar meski sehari sebelumnya saham sempat menguat.

1 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
Pergerakan saham Bumi Resources Tbk BUMI di perdagangan bursa

Pergerakan saham Bumi Resources Tbk BUMI di perdagangan bursa (Foto:BUMI)

Emitenhub.com - Tekanan jual terlihat pada saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) di sesi I perdagangan Kamis (15/1/2026). Sekitar pukul 10.40 WIB, harga saham emiten pertambangan tersebut berada di level Rp408 atau turun 3,32 persen.

Volume perdagangan saham BUMI tercatat mencapai 2,03 miliar saham dengan frekuensi 87.416 kali transaksi dan nilai transaksi sebesar Rp848 miliar. Aktivitas perdagangan menunjukkan dominasi aksi jual dari pelaku pasar.

Data pada aplikasi Stockbit Sekuritas mencatat saham BUMI membukukan net sell sebesar Rp287,9 miliar. Angka tersebut menjadi yang terbesar di antara saham-saham dengan tekanan jual pada sesi perdagangan tersebut.

Pergerakan saham Bumi Resources berbalik arah setelah sebelumnya sempat menguat 3,94 persen pada perdagangan Rabu (14/1/2026).

Dalam catatan risetnya, CGS International Sekuritas Indonesia pada Kamis (15/1/2026) sempat merekomendasikan beli saham BUMI dengan target harga di kisaran Rp430 hingga Rp438.

Secara teknikal, CGS International Sekuritas Indonesia memberikan rekomendasi spekulatif beli (spec buy) untuk saham BUMI dengan area support di level Rp414.

Dalam kajiannya, CGS menyebutkan saham BUMI direkomendasikan spec buy dengan batas cut loss apabila menembus ke bawah Rp406. Selama tidak turun di bawah area support Rp414, saham ini disebut memiliki ruang pergerakan menuju kisaran Rp430–Rp438 dalam jangka pendek.

Iklan