Divestasi Jumbo di BUMI: Treasure Global dan CIC Pangkas Kepemilikan, Saham Tertekan
Aksi divestasi besar terjadi di saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) setelah Treasure Global Investments Ltd dan Chengdong Investment Corporation (CIC) memangkas kepemilikan secara signifikan. Penjualan saham ini menjadi perhatian pasar di tengah pergerakan IHSG yang terkoreksi.
Pergerakan saham PT Bumi Resources Tbk BUMI usai aksi divestasi investor (Foto:BUMI)
Emitenhub.com - Aksi divestasi besar terjadi di saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) setelah Treasure Global Investments Ltd melepas sebanyak 18,19 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp6,91 triliun. Langkah ini memangkas kepemilikan Treasure Global di BUMI secara signifikan, dari sebelumnya 8,08 persen menjadi 3,18 persen.
Manajemen BUMI menjelaskan bahwa penjualan tersebut dilakukan pada 19 Januari 2026 dengan harga pelaksanaan Rp380 per saham. Harga transaksi tercatat berada di bawah harga penutupan saham BUMI pada hari yang sama, yakni di level Rp412 per saham.
Pada perdagangan intraday sesi II di Bursa Efek Indonesia, Rabu (21/1/2026), saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) ditutup melemah 5,80 persen ke level Rp390 per saham. Tekanan tersebut terjadi seiring koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang turun lebih dari 150 poin hingga berada di posisi 8.985.
Dalam periode sebelumnya, investor lain yakni Chengdong Investment Corporation (CIC) juga tercatat aktif mengurangi kepemilikan saham BUMI sepanjang satu tahun terakhir. Namun, berbeda dari kekhawatiran awal pasar, rangkaian aksi divestasi tersebut justru direspons positif, tercermin dari lonjakan harga saham BUMI lebih dari 290 persen sepanjang tahun lalu.
Merujuk data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), CIC kembali melepas 555 juta saham BUMI pada 2 Januari 2026. Transaksi ini menurunkan porsi kepemilikan perusahaan investasi asal China tersebut menjadi 5,76 persen, dari sebelumnya sebesar 6,99 persen.
Aksi pengurangan kepemilikan oleh Chengdong Investment Corporation (CIC) tercatat berlangsung intens sepanjang Desember 2025. Investor tersebut melepas 357 juta saham pada 30 Desember, 524 juta saham pada 29 Desember, 50,84 juta saham pada 24 Desember, 25 juta saham pada 23 Desember, serta 50,86 juta saham pada 22 Desember 2025.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), porsi kepemilikan CIC di PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menyusut tajam dari 10,68 persen pada akhir 2024 menjadi 5,76 persen per awal Januari 2026. Secara kumulatif, CIC telah melepas sekitar 18,81 miliar saham atau setara 4,92 persen saham BUMI dalam periode lebih dari satu tahun terakhir.


