RATU Semakin Dekat Kuasai Blok Husky di Selat Madura, Apa Langkah Selanjutnya?
RATU dikabarkan semakin dekat mengamankan sebagian hak partisipasi Blok Madura Strait, dengan proses CSPA yang disebut berada di tahap lanjutan. Manajemen juga menegaskan bahwa perusahaan tengah mengejar beberapa akuisisi migas lainnya, termasuk melalui tender yang kini berada pada fase penentuan.
Rencana ekspansi tambang PT Techno9 Indonesia Tbk di Mongolia
Emitenhub - PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) dikabarkan semakin dekat dengan salah satu potensi akuisisi terbesar di sektor migas nasional. Emiten energi tersebut tengah dikaitkan dengan rencana masuk ke Blok Madura Strait, salah satu blok migas paling strategis di Selat Madura.
Sumber pasar yang mengetahui proses ini menyebut bahwa RATU kini berada dalam posisi yang semakin dominan dalam persaingan memperebutkan Blok Madura Strait. Blok tersebut saat ini dioperasikan oleh Husky-CNOOC Madura Limited, yang mengelola wilayah kerja migas dengan prospek produksi signifikan.
RATU dan operator Madura Strait disebut-sebut sedang menyiapkan conditional share purchase agreement (CSPA) terkait pengalihan sebagian hak partisipasi (participating interest) di blok tersebut. Jika proses berjalan sesuai rencana, pengumuman resmi diperkirakan akan dilakukan dalam waktu dekat.
Bloomberg Technoz telah meminta konfirmasi kepada manajemen RATU terkait rumor tersebut. Namun hingga berita ini ditayangkan, perusahaan belum memberikan tanggapan resmi.
Di sisi lain, Direktur Utama RATU, Sumantri Suwarno, secara terbuka mengungkapkan langkah ekspansi perseroan dalam membidik sejumlah aset migas yang tengah dikaji perusahaan. Ia menegaskan bahwa RATU terus aktif mencari peluang akuisisi melalui negosiasi langsung dengan pemilik aset maupun lewat mekanisme tender yang dibuka pemegang hak partisipasi.
Sumantri menjelaskan bahwa saat ini perseroan tengah menilai beberapa aset strategis, termasuk Blok Kasuri dan sejumlah blok lain yang belum dapat disebutkan karena terikat perjanjian kerahasiaan. Meski begitu, ia memastikan bahwa beberapa proses akuisisi telah memasuki tahap yang lebih maju.
“Beberapa sudah memasuki tahap akhir,” ujarnya dalam public expose beberapa waktu lalu.
Menurut Sumantri, salah satu proses yang paling progresif adalah tender yang tengah diikuti RATU. Ia mengungkapkan bahwa perusahaan berada pada fase penentuan dan menyebut tender tersebut sebagai kandidat akuisisi terkuat sejauh ini.
“Saya tidak mengatakan bahwa kami menang atau tidak, tetapi jika tender ini diumumkan dalam 1–2 minggu ke depan, tentu kami akan menginformasikan kepada publik apabila kami terpilih sebagai pemenang,” jelasnya.
Lebih lanjut, Sumantri menegaskan bahwa proses akuisisi di industri migas memiliki kompleksitas tinggi sehingga lini masa (timeline) kerap berubah meskipun telah disusun secara konservatif. RATU sebelumnya menargetkan dapat mengamankan satu aset migas pada akhir tahun atau setidaknya pada kuartal pertama tahun depan, namun dinamika proses internasional membuat jadwal tersebut beberapa kali bergeser.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. Emitenhub tidak bertanggung jawab atas kerugian yang mungkin timbul akibat keputusan investasi pembaca.


