DEWA Amankan Kontrak Tambang Jangka Panjang, Proyek Arutmin Bernilai Rp10,5 Triliun
PT Darma Henwa Tbk (DEWA) mengamankan perpanjangan kontrak life of mine pada proyek Kintap dan Asam-asam bersama Arutmin. Nilai proyek diperkirakan mencapai Rp10,5 triliun dengan volume produksi besar dan kepastian operasional jangka panjang.
Ilustrasi aktivitas tambang batu bara proyek Kintap dan Asam-asam milik DEWA
Emitenhub.com - PT Darma Henwa Tbk (DEWA) menandatangani perjanjian perpanjangan kontrak dengan PT Arutmin Indonesia untuk proyek pertambangan Kintap dan Asam-asam. Kesepakatan ini memperpanjang keterlibatan perseroan pada dua wilayah operasi tambang tersebut.
Dalam perjanjian tersebut, nilai proyek diperkirakan mencapai sekitar Rp10,5 triliun. Estimasi volume produksi mencakup overburden sebesar 252 juta bank cubic meter (bcm) serta batu bara sekitar 50 juta ton.
Kontrak ini berlaku untuk jangka waktu life of mine dengan lokasi proyek berada di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.
Direktur dan Corporate Secretary DEWA Mukson Arif menyampaikan bahwa pada kontrak sebelumnya, rata-rata volume produksi tahunan di proyek pertambangan Asam-asam mencapai 17,3 juta bcm untuk overburden dan 3,8 juta ton batu bara. Informasi tersebut disampaikan dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia, Senin (19/1/2026).
Sementara itu, pada proyek Kintap, kontrak sebelumnya mencatat rata-rata volume produksi per tahun sebesar 25,3 juta bcm untuk overburden dan 3,8 juta ton batu bara.
“Penandatanganan perjanjian perpanjangan kontrak life of mine memberikan kepastian jangka panjang atas kegiatan operasional perseroan serta berdampak positif terhadap kinerja dan kondisi keuangan perseroan,” ujar Mukson.
Pada perdagangan Senin (19/1/2026), saham DEWA ditutup melemah 1,31 persen atau turun 10 poin ke level 755.
Meski demikian, dalam sepekan terakhir saham DEWA masih mencatatkan penguatan sebesar 6,34 persen, dengan pergerakan harga berada di kisaran 725 hingga 775.
Jika ditarik ke periode satu bulan terakhir, pergerakan saham DEWA tampak lebih ekspansif. Saham ini membukukan kenaikan 38,53 persen, dengan rentang harga bergerak dari area 550 hingga 865.
Dalam horizon tiga bulan, lonjakan kinerja saham semakin menonjol. Harga saham emiten jasa pertambangan ini mencatatkan kenaikan hingga 151,67 persen, bergerak dari level terendah sekitar 286 hingga menyentuh area 865.
Tren penguatan juga terlihat pada periode enam bulan. Dalam rentang waktu tersebut, DEWA membukukan kenaikan sebesar 303,74 persen, dengan pergerakan harga dari kisaran 188 hingga 865.
Sementara itu, secara year to date (YTD) saham DEWA tercatat menguat 12,69 persen. Dalam perspektif jangka panjang satu tahun, kinerja harga saham ini melonjak 580,18 persen, dengan rentang pergerakan dari level 83 hingga 865.


