Saham

BNBR Gelar RUPSLB Rights Issue, Siapkan Akuisisi Tol Cimanggis–Cibitung

PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) akan menggelar RUPSLB pada Februari 2026 untuk meminta persetujuan rights issue. Dana hasil aksi korporasi ini akan digunakan untuk mengakuisisi PT Cimanggis Cibitung Tollways dengan nilai transaksi Rp3,56 triliun.

2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
Ilustrasi jalan tol Cimanggis–Cibitung dan papan perdagangan saham BNBR

Ilustrasi saham BNBR dan aksi rights issue dengan penerbitan hingga 90 miliar saham baru(Foto:BNBR)

Emitenhub.com - Sebagai informasi, BNBR melalui anak usahanya, PT Bakrie Toll Indonesia (BTI) saat ini menguasai 10 persen saham CCT. Perseroan berencana mengakuisisi seluruh saham CCT dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) (55 persen) dan PT Waskita Toll Road (WTR) (35 persen) dengan nilai transaksi Rp3,56 triliun.

Saham BNBR ditutup anjlok 9,4 persen ke Rp212 pada perdagangan Senin (19/1/2026). Meski begitu, harga saham Bakrie Group tersebut melesat lebih dari 450 persen dalam setahun terakhir.

Persetujuan pemegang saham menjadi prasyarat utama sebelum rights issue dapat direalisasikan. Setelah restu diperoleh, perseroan akan menyampaikan pernyataan pendaftaran rights issue kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Melalui aksi korporasi ini, BNBR berencana menambah modal untuk mengakuisisi PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT) sebagai pengelola ruas tol Cimanggis–Cibitung. Rights issue tersebut diarahkan untuk mengoptimalkan struktur pendanaan akuisisi CCT sekaligus mendukung kebutuhan modal kerja serta pengembangan usaha BNBR dan CCT.

Dalam aksi korporasi tersebut, BNBR berencana menerbitkan hingga 90 miliar saham baru seri E yang berasal dari saham portepel. Dengan jumlah saham beredar saat ini sebanyak 173,42 miliar, pelaksanaan rights issue berpotensi menimbulkan dilusi sebesar 33,33 persen bagi pemegang saham yang tidak mengeksekusi haknya. Adapun harga pelaksanaan rights issue akan ditetapkan dan diumumkan kemudian.

Sebagai catatan, BNBR melalui anak usahanya PT Bakrie Toll Indonesia (BTI) saat ini telah memiliki 10 persen saham PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT). Perseroan berencana mengakuisisi sisa saham CCT yang dimiliki PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebesar 55 persen dan PT Waskita Toll Road (WTR) sebesar 35 persen, dengan total nilai transaksi mencapai Rp3,56 triliun.

Di pasar saham, BNBR ditutup melemah 9,4 persen ke level Rp212 pada perdagangan Senin (19/1/2026). Meski demikian, secara kinerja jangka panjang, saham emiten Bakrie Group tersebut masih mencatatkan lonjakan lebih dari 450 persen dalam satu tahun terakhir.

Iklan