WISL Terbitkan Obligasi Rp1,83 Triliun, Mayoritas Dana untuk Lunasi Utang Anak Usaha
PT Wahana Inti Selaras Tbk berencana menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap III Tahun 2026 senilai Rp1,826 triliun. Mayoritas dana hasil obligasi akan digunakan untuk pelunasan utang anak usaha dan perseroan.
Obligasi WISL 2026 tujuan dana pelunasan utang (Foto:WISL)
Emitenhub - PT Wahana Inti Selaras Tbk (WISL) menyiapkan penerbitan Obligasi Berkelanjutan I Tahap III Tahun 2026 dengan nilai total Rp1,826 triliun. Penawaran obligasi kepada investor dijadwalkan berlangsung pada 4–5 Maret 2026, sementara pencatatan obligasi di Bursa Efek Indonesia direncanakan pada 11 Maret 2026.
Manajemen WISL dalam prospektus rencana penawaran umum obligasi yang disampaikan kepada BEI pada Senin, 23 Februari 2026, menyampaikan bahwa penerbitan ini merupakan bagian dari Obligasi Berkelanjutan I WISL dengan target penghimpunan dana secara keseluruhan sebesar Rp4 triliun.
Obligasi tersebut terbagi dalam tiga seri, yakni Seri A dengan jumlah pokok Rp1,56 triliun berbunga tetap 5,75 persen per tahun dan tenor 370 hari. Selanjutnya Seri B senilai Rp128,215 miliar dengan jangka waktu tiga tahun dan bunga tetap 6,50 persen per tahun, serta Seri C sebesar Rp138,245 miliar dengan tenor lima tahun dan tingkat bunga tetap 7 persen per tahun.
Pembayaran bunga obligasi dilakukan setiap tiga bulan, dengan pembayaran bunga pertama dijadwalkan pada 10 Juni 2026. Adapun pembayaran bunga terakhir sekaligus pelunasan pokok obligasi akan dilakukan masing-masing pada 20 Maret 2027 untuk Seri A, 10 Maret 2029 untuk Seri B, dan 10 Maret 2031 untuk Seri C.
Sebesar 90 persen dana hasil Penawaran Umum Obligasi, setelah dikurangi biaya emisi, akan dialokasikan kepada anak usaha ITU untuk melunasi seluruh utang ITU. Kewajiban tersebut berasal dari pinjaman bank yang sebelumnya digunakan sebagai modal kerja, termasuk pembayaran utang usaha dan pembiayaan persediaan.
Sisa dana sebesar 10 persen akan digunakan untuk pembayaran seluruh utang Perseroan. Dana tersebut diarahkan untuk melunasi pokok pinjaman bank yang dimanfaatkan bagi kebutuhan modal kerja, termasuk pembayaran utang usaha dan pembiayaan persediaan.
Dalam penerbitan Obligasi Berkelanjutan I WISL Tahap III Tahun 2026 ini, penjamin pelaksana emisi adalah PT BRI Danareksa Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Indo Premier Sekuritas, dan PT Mandiri Sekuritas. Sementara itu, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BBRI) bertindak sebagai wali amanat.


